Transformasi BRIvolution Reignite Terus Dipacu Demi Manfaat Berkelanjutan Bagi Perekonomian Nasional

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Jumat, 7 Agustus 2026 | 20:46 WIB
Transformasi BRIvolution Reignite Terus Dipacu. (BRI)
Transformasi BRIvolution Reignite Terus Dipacu. (BRI)

Implementasi transformasi tersebut tercermin pada kinerja Perseroan yang terus menunjukkan penguatan.

Hingga Triwulan I 2026, total aset BRI Group tumbuh 7,2% secara tahunan menjadi Rp2.250 triliun, sementara kredit dan pembiayaan meningkat 13,7% menjadi Rp1.562 triliun.

Pada periode yang sama, laba bersih konsolidasian Perseroan tercatat sebesar Rp15,5 triliun.

Baca Juga: Kemenpora Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Olahraga Air di Bali

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp1.555,1 triliun atau tumbuh 9,4% secara tahunan, yang turut mendorong penurunan cost of fund dari 2,98% pada Triwulan I 2025 menjadi 2,33% pada Triwulan I 2026.

Fundamental yang semakin kuat tersebut menjadi modal penting bagi BRI untuk memperluas fungsi intermediasi sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap agenda pembangunan nasional.

Salah satu kontribusi tersebut diwujudkan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir Juni 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp103,81 triliun kepada 2 juta UMKM di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Diego Forlan Resmi Jadi Pelatih Uruguay

Penyaluran tersebut didominasi sektor-sektor produktif yang bersentuhan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat, dengan sektor pertanian mencapai 869.285 debitur atau 42,68% dari total penerima KUR, disusul sektor perdagangan sebanyak 647.440 debitur atau 32,34%.

Selain menjadi motor penggerak penyaluran KUR nasional, BRI juga memegang peran strategis dalam mendukung Program 3 Juta Rumah.

Hingga Juni 2026, penyaluran KPR Subsidi BRI telah mencapai Rp18,39 triliun kepada lebih dari 134 ribu debitur.

Baca Juga: Debut Kiper Sensasional Vozinha Disambut 30.000 Penggemar

Adapun, sekitar 97% dari total pembiayaan tersebut disalurkan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang telah menjangkau sekitar 131 ribu debitur.

Hingga Juni 2026, penyaluran FLPP sepanjang 2026 telah mencapai 19.075 unit atau sekitar 32,8% dari target 60 ribu unit.

Di sisi penyediaan hunian, hingga 19 Juli 2026 realisasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) mencapai Rp10,7 triliun atau sekitar 89% dari target penyaluran tahun 2026 sebesar Rp12 triliun.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: BRI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jude Bellingham Beralih ke Kriket

Rabu, 22 April 2026 | 10:20 WIB
X