SportlinkNews - King Power Group milik keluarga Srivaddhanaprabha sedang aktif mencari pemilik baru untuk Leicester City —dengan nilai aset mencapai £224 juta (Rp 5,4 triliun) — yang berpotensi mengakhiri kiprah keluarga miliarder asal Thailand tersebut bersama klub Inggris itu selama 16 tahun.
Menurut Sky Sports News dan BBC Sport, King Power Stadium telah menunjuk Citigroup untuk menyusun "Project Lineup" terkait penjualan Leicester City guna dipresentasikan kepada calon investor.
Aset yang tercakup dalam kesepakatan ini meliputi tim putra dan putri, Stadion King Power, fasilitas latihan kedua tim, serta OH Leuven, klub saudara Leicester di Belgia.
Baca Juga: Tutup Era di Spurs, Cristian Romero Menuju Atletico Madrid
Citigroup menaksir nilai aset fisik Leicester saja sebesar £224 juta, namun belum memberikan angka spesifik untuk nilai kedua tim tersebut.
Stadion King Power memiliki kapasitas 32.000 kursi, sementara pusat latihan Seagrave yang dibuka pada tahun 2020 bernilai £121 juta.
Pada tahun 2023, Leicester juga membeli lahan di sekitar stadion dengan rencana untuk meningkatkan kapasitasnya menjadi 40.000 kursi, serta mengembangkan hotel dan kompleks hiburan.
Baca Juga: Putri Nusantara Kalah 0-2 dari Thailand, Misi Bangkit Menanti
Yang menarik, dokumen penjualan Leicester menyoroti kesuksesan luar biasa klub tersebut selama dua dekade terakhir.
Tim ini mencatatkan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Liga Premier dengan menjuarai musim 2015/16, padahal peluang taruhan pra-musim mereka saat itu adalah 5.000 banding 1.
Leicester kemudian memenangkan Piala FA dan Community Shield pada tahun 2021, serta sempat berlaga di Liga Champions.
Dokumen tersebut juga mempromosikan Leicester sebagai salah satu klub paling sukses dalam sepak bola Inggris sejak tahun 2000, dengan menyoroti kemampuan mereka untuk naik kasta melalui berbagai tingkatan liga.
Baca Juga: Tokoh Bisnis Amazon Suntik Liverpool Rp 36 Triliun, Bradley Barcola dan Alex Scott Jadi Target
Akademi pemain muda dan kemampuan pengembangan pemain mereka juga dianggap sebagai daya tarik bagi para investor.
Artikel Terkait
Tjetjep Firmansyah dan Jejak Kejayaan Aspac: Empat Gelar dan Lahirnya Para Bintang Indonesia
Kasus Laos Bikin Pelaksanaan Piala AFF 2026 Dipertanyakan
Jose Mourinho Kembali ke Real Madrid, Mbappe Yakin Panen Trofi
Manchester United 2-4 Milan: Ramos Tampil Impresif Dalam Kemenangan Bergengsi
Inter 1-0 Real Betis: Debut Impian Stones dengan Gol Kemenangan