SportlinkNews - Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja dipaksa bekerja keras sebelum mengamankan tiket ke babak 16 besar China Open 2026.
Ganda campuran Indonesia itu harus melalui pertarungan selama tiga gim untuk menyingkirkan Alexander Dunn/Julie Macpherson dari Skotlandia dengan skor 22-20, 23-25, 21-14 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Selasa, 21 Juli 2026.
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Rehan/Gloria sempat kesulitan menemukan ritme permainan akibat kondisi lapangan yang dipengaruhi angin.
Baca Juga: Ramalan Pep Guardiola Terbukti, Rodri: Dia Tahu Banyak, Dengarkan
Bahkan setelah merebut gim pertama, mereka gagal menuntaskan pertandingan di gim kedua sebelum akhirnya bangkit pada gim penentuan.
"Bersyukur hari ini kami bisa menang dan mengatasi kesulitan di lapangan. Laga pertama memang tidak mudah karena kami belum bisa menyesuaikan kondisi lapangan. Pengaruh kalah dan menang anginnya sangat terasa," ungkap Rehan.
Menurutnya, fokus permainan sempat menurun pada gim kedua sehingga lawan mampu memaksakan pertandingan berlanjut ke gim ketiga.
Baca Juga: Rudi Garcia Akhiri Tugasnya sebagai Pelatih Timnas Belgia
Beruntung, Rehan/Gloria berhasil kembali menemukan tempo permainan dan tampil lebih agresif pada gim penentuan.
"Di gim kedua kami agak kendur sehingga banyak kehilangan poin. Untungnya di gim ketiga kami bisa lebih fokus, mempercepat tempo permainan, dan bermain lebih yakin," katanya.
Meski sukses mengawali China Open dengan kemenangan, Rehan menegaskan pasangan mereka masih memburu hasil yang lebih baik pada sisa musim ini.
Baca Juga: Selain Antonio Conte dan Roberto Mancini, Italia Incar Pep Guardiola untuk Kandidat Pelatih Timnas
Ia menilai persaingan sektor ganda campuran kini semakin terbuka karena tidak ada pasangan yang benar-benar mendominasi.
"Kami ingin hasil yang lebih baik dan mengejar ketertinggalan. Sekarang persaingan di ganda campuran sangat merata. Kami juga harus waspada dengan munculnya beberapa pasangan baru, termasuk dari Amerika Serikat," ucapnya.
Sementara itu, Gloria mengakui dirinya membutuhkan waktu untuk kembali menemukan sentuhan pertandingan setelah lebih dari satu bulan tidak tampil di turnamen.
Baca Juga: Sanjungan Tinggi Di Maria untuk Lionel Messi Usai Kekalahan Pahit Argentina
"Hari ini terasa sekali karena sudah lebih dari satu bulan tidak bertanding. Sepanjang pertandingan saya terus mencoba membangkitkan lagi feel bertanding. Puji syukur kami bisa mengatasi tekanan," tuturnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya dan Rehan sempat keliru menerapkan strategi pada dua gim awal.
Penyebabnya, arah angin di lapangan pertandingan berbeda dengan kondisi saat latihan sehari sebelumnya. Perubahan taktik pada gim ketiga akhirnya menjadi titik balik yang membawa pasangan Indonesia mengamankan kemenangan.
Baca Juga: Sepakati Kontrak 4 Tahun, Zinedine Zidane Siap Pimpin Prancis
"Di gim ketiga kami mengubah pola permainan karena kondisi anginnya berbeda dari saat latihan. Syukurlah perubahan itu berjalan dengan baik," kata Gloria.
Tantangan berat akan kembali menghadapi mereka di 16 besar. Mereka akan menantang unggulan tiga asal Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Boje.