SportlinkNews - Butuh 25 bulan bagi Pusarla V. Sindhu untuk kembali masuk dalam persaingan gelar juara BWF World Tour level 500 ke atas.
Pebulu tangkis India itu memastikan tempat di partai final Japan Open 2026 usai mengalahkan wakil China, Chen Yu Fei, pada Sabtu, 18 Juli.
Ia menang dengan skor 21-19 dan 15-10 (Ret.) setelah pada gim kedua Chen memutuskan mundur akibat cedera otot paha kanan.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Tuchel Balas Kritik Trump, Tegaskan Tak Menyesal dengan Taktik Inggris
Ini menjadi final BWF World Tour pertamanya setelah terakhir ia mencapai final di Malaysia Masters 2024 (BWF Super 500). Sedangkan untuk turnamen dengan level lebih tinggi, terakhir ia tampil di final adalah pada BWF World Tour Finals 2021.
Meski kemenangan diraih melalui retired lawan, Sindhu tampil meyakinkan sepanjang pertandingan. Permainannya yang agresif terus menekan Chen hingga pebulu tangkis Tiongkok itu lebih banyak bertahan.
"Saya ingin bermain 100 persen, tetapi dia bermain sangat baik. Serangannya sangat eksplosif dan saya terus-menerus bertahan," kata Chen.
Baca Juga: Riyadi atau Teja, Herdman Masih Cari Satu Kiper Timnas Indonesia
Peraih medali emas Olimpiade itu mengungkapkan cedera paha kanan sebenarnya sudah dirasakan sejak pertandingan sebelumnya. Berbagai upaya pemulihan telah dilakukan, tetapi rasa sakit masih muncul saat semifinal berlangsung.
"Saya tidak merasa nyaman. Cedera ini sudah saya rasakan sejak pertandingan kemarin. Saya sudah menjalani pijat dan akupunktur, tetapi hari ini masih terasa sehingga saya tidak bisa melanjutkan pertandingan," ujarnya.
Sementara itu, Sindhu mengaku puas dengan cara dirinya menjaga fokus saat menghadapi salah satu pemain terbaik dunia.
Baca Juga: Indonesia Selangkah Lagi Pertahankan Gelar SEA V Cup 2026
"Saya sangat senang bisa lolos ke final. Hari ini sangat penting bagi saya untuk tetap fokus saat menghadapi pemain seperti dia. Saya sempat memimpin, tetapi dia hampir menyusul sehingga saya harus tetap berkonsentrasi," ucapnya.
Pada partai final, Sindhu akan menghadapi tantangan berat dari tuan rumah Jepang, Akane Yamaguchi. Empat kali juara Japan Open itu memastikan tiket ke final setelah bangkit mengalahkan wakil Indonesia, Putri Kusuma Wardani.
Sempat kalah telak 9-21 pada gim pertama, Yamaguchi membalikkan keadaan berkat permainan reli yang konsisten dan akhirnya menghentikan langkah Putri menuju final.
Baca Juga: Piala Liga Dimulai 3 November 2026, Laga Fase Grup Dimainkan di Hari Kerja
"Akane bermain lebih cepat pada gim kedua. Dia tahu apa yang harus dilakukannya. Dia adalah salah satu pemain terbaik. Saya kecewa dengan hasilnya, tetapi tetap bangga dengan perjuangan saya," imbuh Putri.
Yamaguchi mengaku dukungan publik tuan rumah menjadi tambahan motivasi saat dirinya berada dalam tekanan.
"Dukungan di sini membantu saya melewati pertandingan ini. Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik sampai akhir karena banyak orang datang untuk mendukung saya dan saya tidak ingin mengecewakan mereka," kata Yamaguchi.
Baca Juga: Waspadai Karakter Militan Argentina, Rodri Minta Spanyol Jangan Terlena Catatan Apik
Final Japan Open 2026 yang akan mempertemukan dua mantan juara dunia, Sindhu dan Yamaguchi ini diprediksi akan berlangsung sengit.
Artikel Terkait
Tren Positif Alwi dan Ana/Trias Terhenti di Perempat Final Japan Open 2026
Fajar/Fikri Ubah Strategi, Tiket Semifinal Japan Open Diamankan
Putri KW Terhenti di Semifinal Japan Open, Rekor Buruk Kontra Akane Berlanjut
Japan Open 2026: Sukses Atasi Jagoan Tuan Rumah, Fajar/Fikri Kembali ke Final Super 750
Japan Open 2026: Fajar/Fikri Berburu Gelar Super 750 Perdana, Tantang Juara Bertahan di Final