SportlinkNews - Putri Kusuma Wardani membuka langkahnya di China Open 2026 dengan hasil positif.
Unggulan keenam Indonesia itu memastikan tiket ke babak 16 besar setelah menundukkan wakil tuan rumah Han Qian Xi dua gim langsung 21-16, 21-16 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Selasa, 21 Juli 2026.
Kemenangan tersebut menjadi awal yang menjanjikan bagi Putri dalam perburuan hasil terbaik di turnamen BWF World Tour Super 1000.
Baca Juga: Srikandi Merdeka Cup 2026 Jadi Ajang Talent Scouting Timnas Putri U-17
Setelah mampu menembus semifinal Japan Open pekan lalu, pebulu tangkis berusia 24 tahun itu kini memasang target lebih tinggi, yakni mencatatkan pencapaian terbaiknya di level Super 1000.
"Alhamdulillah bisa menang dan tidak ada cedera apa pun untuk hari ini. Secara keseluruhan saya cukup senang dengan penampilan tadi," kata Putri.
"Pekerjaan rumah saya sekarang lebih ke adaptasi lapangan karena kondisinya berbeda dengan di Jepang. Di sini lebih berangin."
Baca Juga: Tak Dimainkan di Final Piala Dunia 2026, Lautaro Martinez Curahkan Isi Hatinya
Meski menang dalam dua gim, Putri mengaku pertandingan tidak berjalan mudah.
Pada gim kedua, Han Qian Xi meningkatkan tempo permainan dan lebih agresif dalam duel di depan net sehingga beberapa kali membuat Putri kehilangan poin akibat kesalahan sendiri.
"Lawan di akhir gim kedua mempercepat tempo dengan terus menyerang. Permainan netnya juga cukup bagus, sangat tipis dan susah dikembalikan. Saya juga banyak melakukan kesalahan sehingga dia bisa mengambil beberapa poin," ujarnya.
Baca Juga: Inter Milan dan Nike Sukses Besar dengan Jersey Tandang 2026/27
Putri juga melihat adanya perkembangan dalam permainan lawannya dibandingkan pertemuan terakhir mereka pada musim lalu. Menurutnya, variasi bola depan Han Qian Xi kini jauh lebih baik dan lebih menyulitkan.
Keberhasilan melewati babak pertama sekaligus menjaga peluang Putri mewujudkan target yang selama ini belum pernah ia raih, yakni menembus semifinal turnamen level Super 1000.
"Saya belum pernah mencapai babak semifinal Super 1000 dan semoga di sini bisa," tutur juara Korea Masters 2024 tersebut.
Baca Juga: Seleccion Argentina Siap Pulang Tanpa Messi dengan Suasana Seram
"Dengan melihat bagan undian memang ada peluang, tetapi saya tidak boleh meremehkan siapa pun karena ini level Super 1000. Saya harus fokus satu pertandingan demi satu pertandingan," lanjutnya.
Pada babak 16 besar, langkah Putri belum akan menjadi lebih mudah. Satu-satunya wakil Indonesia di sektor ini sudah ditunggu lawan berpengalaman asal Thailand, Busanan Ongbamrungphan.
Busanan memastikan tiket ke putaran kedua usai melalui pertarungan panjang melawan wakil India, Devika Sihag. Pebulu tangkis Thailand itu dipaksa bermain selama tiga gim sebelum akhirnya mengunci kemenangan 21-19, 19-21, 21-13.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik di Balik Kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026
Menariknya, meski saat ini Putri datang dengan status pemain yang memiliki peringkat dunia lebih tinggi, catatan pertemuan masih belum berpihak kepada wakil Indonesia.
Busanan masih unggul dalam rekor head-to-head, sehingga laga babak 16 besar nanti menjadi kesempatan bagi Putri untuk memangkas ketertinggalan sekaligus membalikkan dominasi rivalnya tersebut.
Artikel Terkait
Indonesia Loloskan Dua Wakil ke Semifinal China Open 2025, Keduanya dari Sektor Ganda
Tembus Final China Open, Fajar/Fikri Buka Asa Gelar Perdana Super 1000 untuk Indonesia
Lewati Tekanan dan Stadion Penuh, Fajar/Fikri Tantang Aaron/Soh di Final China Open 2025
Fajar/Fikri Juara China Open 2025, Akhiri Paceklik Gelar Super 1000 Indonesia
Jelang China Open 2026, Fajar/Fikri Diminta Tak Terlena Gelar Japan Open