SportlinkNews - Dua pasangan ganda putra Indonesia sukses melewati rintangan pertama di China Open 2026.
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sama-sama memastikan tempat di babak 16 besar usai petik kemenangan pada laga pembuka di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Selasa, 21 Juli.
Sabar/Reza menjadi pasangan pertama yang mengamankan tiket ke babak kedua. Menghadapi kombinasi baru Malaysia, Aaron Chia/Aaron Tai, mereka tampil solid untuk menang dua gim langsung 21-17, 21-19.
Baca Juga: Timnas Argentina Dikritik karena Mempermalukan Diri Sendiri dengan Tindakan Kontroversial
Meski Reza belum pulih sepenuhnya dari cedera punggung, pasangan Indonesia mampu menjaga konsistensi permainan sejak awal.
Sabar menilai keberhasilan mereka tidak lepas dari kesiapan mengantisipasi kondisi lapangan yang cukup berangin serta kualitas individu kedua pemain Malaysia.
"Kondisi lapangan cukup berangin, ditambah menghadapi pasangan baru yang dihuni dua pemain berkualitas, jadi kami harus waspada sejak awal. Kami berusaha mengontrol pertandingan dan terus menekan agar lebih banyak mendapat poin," ujar Sabar.
Baca Juga: Baru Putus Cinta Torres Jadi Pahlawan Spanyol
Reza mengakui kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Menurutnya, Aaron Chia tetap memperlihatkan kualitasnya sebagai salah satu ganda putra terbaik dunia, sedangkan Aaron Tai menunjukkan potensi besar sebagai pemain muda.
"Beberapa kali kami juga sulit menembus pertahanan mereka," tambahnya.
Di luar hasil pertandingan, Reza membawa kabar baik terkait kondisi fisiknya. Cedera punggung yang sempat menghambat penampilannya mulai membaik setelah menjalani beberapa kali perawatan.
Baca Juga: Ini 5 Kandidat Peraih Ballon d'Or, Siapa yang Pantas?
"Masih terasa sedikit, tetapi kondisinya sudah sekitar 80 persen. Saya merasa jauh lebih baik dibandingkan saat bermain di Japan Open. Semoga di pertandingan berikutnya bisa semakin pulih dan tampil lebih maksimal," katanya.
Pada babak 16 besar, Sabar/Reza langsung dihadapkan pada laga sarat gengsi menghadapi pasangan Inggris Ben Lane/Sean Vendy. Duel tersebut menjadi kesempatan membalas kekalahan di perempat final Japan Open 2026 pekan lalu.
Sementara itu, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga harus bekerja keras sebelum memastikan langkah ke babak kedua.
Baca Juga: FIFA Investigasi Kelakuan Pemain Argentina yang Memukul Pemain Spanyol
Mereka mengalahkan pasangan Chinese Taipei, Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-13, 19-21, 21-16.
Raymond mengatakan kemenangan tersebut menjadi hasil evaluasi dari kegagalan mereka pada Japan Open pekan lalu. Ia mengaku bersama Joaquin berusaha memperbaiki kekurangan yang terlihat pada turnamen sebelumnya.
"Puji Tuhan diberi kemenangan. Kekalahan di Jepang minggu lalu kami evaluasi dan hari ini kami mencoba memperbaikinya," ungkapnya.
Baca Juga: Inter Milan dan Nike Sukses Besar dengan Jersey Tandang 2026/27
Ia juga mengaku termotivasi oleh keberhasilan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang merebut gelar Japan Open 2026.
"Pastinya kami terinspirasi dan termotivasi dengan juaranya Fajar/Fikri. Kami ingin mengejar mereka," imbuhnya kemudian.
Selanjutnya, pasangan baru peringkat 12 dunia itu akan menghadapi unggulan tujuh asal China, Chen Bo Yang/Liu Yi. Ini adalah pertemuan pertama kedua ganda.