SportlinkNews - Pemain tengah Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Jung Ho-young, semakin bersemangat menyambut musim baru Liga Voli Korea 2024-2025.
Ambisinya tak sekadar membawa Red Sparks tampil kompetitif, tetapi juga menebus kegagalan menyakitkan musim lalu.
Tahun lalu, Red Sparks berhasil mencapai babak playoff, tetapi harapan mereka untuk melangkah lebih jauh terganjal.
Baca Juga: Barcelona Butuh Winger Baru, Ademola Lookman Jadi Pilihan Utama
Jung Ho-young sendiri harus menepi akibat cedera, yang ia alami dalam pertandingan pertama melawan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders.
"Bukan rasa sakitnya yang jadi masalah, tapi lebih kepada pertanyaan, kenapa harus sekarang?" kenang Jung dalam acara Baegu-in: Volleyball Talent Discovery Project di SBS Sports.
Cedera tersebut membuatnya frustrasi. Jung merasa dirinya masih bisa bermain dan dibutuhkan di lapangan, tetapi tubuhnya justru tak bisa bekerja sama.
Baca Juga: Real Madrid Masih Berburu Gelandang meski Sudah Punya Lini Tengah Mewah
Jung Ho-young sudah menghadapi berbagai tantangan dalam kariernya, termasuk cedera yang kerap menghantuinya.
Menariknya, sejak kecil ia disebut-sebut memiliki takdir yang kurang baik terkait cedera.
Karena itu, saat masih sekolah, orang tuanya memutuskan mengubah namanya dari Jung Ye-ji menjadi Jung Ho-young, mengikuti saran seorang "orang pintar".
Baca Juga: Barcelona Incar Jeremie Frimpong, Siap Bersaing dengan Liverpool dan Real Madrid
"Saat mulai bermain voli, ada kepercayaan bahwa mengganti nama bisa membuat kita lebih terkenal dan menghindari cedera," ungkapnya.
Nama "Ho-young", meskipun terdengar lebih maskulin, tetap diterimanya karena disebut cocok dengan takdirnya.
Artikel Terkait
Sir Alex Ferguson Memimpin Penghormatan Emosional untuk Denis Law
Andy Murray dan Istrinya Rugi Rp 7 Miliar dari Bisnis Sampingan Pasca Tenis
Hyundai Vs Red Sparks: Memaksimalkan Peran Megawati Tanpa Bukilic
Ronaldo Eksekusi Penalti Terburuk, Rasmus Hojlund Menendang Kepalanya
Indonesia Vs Bahrain: Kiper Bahrain Opstimis di Laga Krusial