"Saya sudah menduga laga kedua akan sulit. Saya pikir kami akan kalah di set pertama dan kedua, bahkan mungkin kalah seluruhnya," katanya.
Baca Juga: Piala Asia U-17: Indonesia Tantang Korea, Mampukah Garuda Muda Pecah Rekor Buruk?
"Namun pertandingan ini lebih penting bagi lawan kami. Karena itu, saya tahu mereka akan memberikan perlawanan yang kuat."
Abbondanza juga menyoroti peran vital Kim Yeon-koung, kapten Pink Spiders yang akan pensiun akhir musim ini.
Meski performanya secara statistik menurun, pengalaman Kim dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas tim, terutama saat menghadapi tekanan dari Red Sparks.
"Tidak mungkin kami menang tanpa Kim Yeon-koung," ujar Abbondanza.
"Dia hampir pensiun, tetapi pengaruhnya terhadap rekan-rekan setim luar biasa."
Selain Kim, pemain asing asal Turki, Tutku Burcu Yuzgenc, juga mendapat pujian dari Abbondanza.
Baca Juga: Jelang Lawan Korea di Piala Asia U17 2025, Timnas U17 Indonesia Dinilai Siap Secara Mental dan Fisik
Tutku tampil impresif dengan mencetak 24 poin, hanya terpaut satu poin dari Megawati yang menjadi top skor Red Sparks.
"Bersama Kim, Tutku juga bermain sangat baik dan memberi dampak positif di lini depan," kata Abbondanza.
Dengan momentum kemenangan dan satu langkah lagi menuju trofi, Pink Spiders tetap mewaspadai kebangkitan Red Sparks dalam laga selanjutnya.
Artikel Terkait
Bintang Netflix Berotot Besar Meninggal Mendadak di Atas Treadmill
Istri Ben White Pamer Perut Buncit, Penggemar Arsenal Terkesima
Cesc Fabregas: Hanya 25 Persen yang Ada Dalam Proyek Como
Jadwal Final Bola Voli V-League Jumat 4 April 2025: Red Sparks Vs Pink Spiders, Semoga Bukan yang Terakhir
Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Tantang Korea Selatan