SportlinkNews - Target emas Asian Games hingga Olimpiade 2032 menjadi prioritas utama Airlangga Hartarto setelah kembali terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) periode 2026-2030.
Fokus tersebut ditegaskan sebagai bagian dari strategi besar menjaga kesinambungan prestasi wushu Indonesia di level internasional.
Airlangga kembali dipercaya secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) Wushu Indonesia VIII di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.
Baca Juga: Format Gugur FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Tantang Saint Kitts and Nevis
Memasuki periode ketiganya sejak 2018, ia menilai PB WI kini berada pada fase krusial, yakni transisi generasi menuju puncak prestasi berikutnya.
Menurut Airlangga, regenerasi atlet menjadi kunci utama untuk mempertahankan dominasi di Asia sekaligus menyiapkan panggung Olimpiade.
Sejumlah atlet senior telah memasuki masa akhir karier, sehingga pembinaan atlet muda dan junior harus dipercepat dan diperluas.
Baca Juga: Tahap Lanjutan Rehabilitasi, Tatum Dikirim ke Maine Celtics
"Artinya kita harus melakukan pembinaan dan pelatihan kepada atlet-atlet muda dan junior. Atlet senior harus selalu dilapis oleh atlet junior. Karena itu, kami di PB WI tidak khawatir," ungkapnya.
PB WI, kata Airlangga, telah menyusun peta pembinaan berjenjang dengan memberi kesempatan bertanding lebih luas kepada atlet muda, baik di level nasional maupun internasional.
Langkah ini dipandang penting agar atlet junior terbiasa dengan tekanan kompetisi elite sejak dini.
Baca Juga: Manchester United Tembus Empat Besar, Neville Puji Perubahan Total Era Carrick
Untuk Asian Games, PB WI telah menyiapkan plug list atlet sebagai bagian dari strategi mempertahankan prestasi.
Persiapan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga penguatan fisik, mental bertanding, serta dukungan sport science.
"Asian Games akan kita persiapkan dengan matang. Mudah-mudahan prestasi bisa kita pertahankan," tambahnya.
Baca Juga: Debut WTA 1000 Janice Tjen Berakhir di Babak Kedua Qatar Open, Takluk dari Iga Swiatek
Sementara menuju Olimpiade 2032, Airlangga menegaskan perlunya pendekatan jangka panjang yang terukur.
PB WI menargetkan pembentukan fondasi atlet sejak usia dini, peningkatan kualitas pelatih, serta penguatan sistem kompetisi nasional yang berkelanjutan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan Pengurus Daerah sebagai ujung tombak pembinaan.
Baca Juga: Bertemu Menpora Malaysia, Erick Thohir Soroti Persaingan Sengit SEA Games 2027
Menurutnya, keberhasilan merebut emas di level Asia dan Olimpiade hanya dapat dicapai jika pembinaan di daerah berjalan konsisten dan terintegrasi dengan program nasional.
Airlangga optimistis, dengan sistem pembinaan yang tepat dan dukungan semua pihak, Wushu Indonesia mampu menjaga tradisi prestasi sekaligus membuka peluang emas di ajang multi-event terbesar dunia.
Artikel Terkait
PON Bela Diri 2025: Jawa Timur Borong Emas Wushu dan Ju-Jitsu, Jawa Barat Tampil Ganas di Karate
Menegangkan! Wushu Jadi Kunci Penentuan Juara Umum PON Bela Diri 2025
PBWI: PON Bela Diri 2025 Jadi Momentum Kebangkitan Wushu Nasional
SEA Games 2025: Wushu Indonesia Penuhi Target 3 Medali Emas
SEA Games 2025: Tim Wushu Indonesia Pertahankan Gelar Juara Umum