"Sebelum bertanding, saya sudah mengingatkan anak-anak agar tidak mudah terbawa pola permainan lawan,” ujar Iwan yang akrab disapa Giso, seperti dikutip dari PBVSI.
Baca Juga: Analisis Statistik El Clasico Barca vs Madrid Bikin Penasaran 650 Juta Penonton di Seluruh Dunia
"Namun, ternyata mereka tetap mengikuti pola permainan Ganevo yang mengandalkan bola-bola tinggi."
Sementara itu, manajer tim Indomaret, Sutono, mengakui bahwa permainan timnya masih perlu banyak perbaikan.
"Permainan Alvin Daniel dan kawan-kawan masih banyak kesalahan," ujarnya seusai laga.
Baca Juga: Rekam Jejak El Clasico, Real Madrid Masih Perkasa
Meski demikian, Sutono merasa lega timnya sudah berhasil melaju ke babak final four di Gresik.
Baginya, laga melawan LavAni hanya akan menjadi ajang hiburan tanpa tekanan.
Di sisi lain, pelatih Ganevo, Koko Prasetyo Darkuncoro, mengakui bahwa timnya kalah pengalaman dibandingkan Indomaret.
Baca Juga: Jelang El Clasico, Hansi Flick: Kami akan Mempersulit Lawan untuk Bermain!
"Kami memiliki banyak pemain muda, sedangkan Indomaret diperkuat pemain-pemain yang lebih berpengalaman,” kata Koko.
Pada kategori putri, pertandingan antara Tectona Bandung dan Jenggolo Sport Sidoarjo berlangsung sengit hingga lima set.
Tectona akhirnya menang dengan skor 3-2 (21-25, 25-22, 25-23, 24-26, 17-15).
Baca Juga: Carlo Ancelotti Menilai Barca Alami Perubahan Filosofi dan Sebut Lamine Yamal Pemain yang Berbahaya
Keduanya dijadwalkan bertanding kembali pada Minggu, 27 Oktober 2024, untuk menentukan posisi ketiga dan keempat.
Artikel Terkait
Korea Selatan Rombak Pasangan Ganda Jelang Korea Masters 2024, Ini Daftar Kombinasi Barunya
Buah-Buahan yang Bagus untuk Atlet Sepak Bola: Manfaat dan Pilihannya
Hasil Kualifikasi Piala Asia U-17 2025: Timnas U-17 Indonesia Pesta 10 Gol ke Gawang Kepulauan Mariana Utara
El Clasico Tersaji di Santiago Bernabeu, Blaugrana Incar Peluang Besar
Jelang El Clasico Madrid vs Barca, Carlo Ancelotti Tidak Punya Pesan Khusus untuk Mbappe