Abbondanza mengakui bahwa kehilangan pemain kunci seperti Tutku menjadi tantangan besar bagi timnya.
Baca Juga: Jelang Putaran Kedua Liga 1 2024/2025, Persis Solo Jalin Kerja Sama dengan Indosat Ooredoo Hutchison
Namun, ia mencoba melihat sisi positif dengan memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk tampil.
“Kondisi fisik Tutku sedang tidak bagus. Kami perlu memantaunya dalam beberapa hari ke depan,” ungkap Abbondanza, dikutip dari The Spike.
“Absennya Tutku bisa menjadi peluang bagi pemain lain untuk berkembang.”
Baca Juga: Apes, Persis Solo Kehilangan Pemain Andalannya Moussa Sidibe
Pelatih asal Italia itu juga menyoroti pentingnya introspeksi tim setelah kekalahan beruntun ini.
Menurutnya, situasi ini menjadi masa kritis yang harus dihadapi dengan kepala dingin dan kerja sama seluruh tim.
“Saya pikir ini adalah momen yang sangat sulit,” ujarnya.
Baca Juga: Seberapa Penting Psikologi dalam Karier Bintang Tenis?
“Kami harus belajar berkembang bersama sebagai tim dan fokus untuk meraih kemenangan lagi.”
Terkait insiden yang melibatkan asistennya, Abbondanza secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada pelatih Red Sparks.
Ia menyesalkan tindakan Turino yang sempat melewati lapangan selama pertandingan berlangsung, sebuah hal yang tidak seharusnya terjadi.
Baca Juga: Intip Garasi Harry Kane, Mobilnya Senilai Rp 7,6 Miliar
“Saya meminta maaf kepada pelatih lawan atas insiden itu,” kata Abbondanza.
Artikel Terkait
Undian Semifinal Piala Carabao: Tottenham Vs Liverpool
Tyson Fury dan Oleksandr Usyk Saling Tegang Tatap Muka 10 Menit
EA SPORTS FC x Nike Rencanakan Masa Depan Game dan Sepak Bola
Ditinggal Tiga Pemainnya, Pelatih Persebaya Paul Munster Siapkan Skenario Lain
Dukungan Kuat Bonek dan Bonita Bikin Persebaya Selalu Unggul di Laga Kandang