Beberapa momen sulit terlihat sepanjang pertandingan, termasuk saat Megawati melakukan kesalahan krusial di pengujung set kedua yang membuat Red Sparks gagal mempertahankan keunggulan.
Baca Juga: Pelita Jaya Jakarta Bidik Tiga Target di Musim 2025
Ia juga melakukan servis error di set kelima ketika timnya sedang bersaing ketat dengan GS Caltex.
"Aku kehilangan ritme dan agak kurang fokus di awal pertandingan, tapi aku bertahan sampai akhir," aku Megawati.
"Aku percaya pada diriku sendiri dan teman-temanku yang terus mendukung."
Baca Juga: Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Jadi Markas Pelita Jaya Jakarta untuk IBL GoPay 2025
Sepanjang laga, Megawati terlihat tegang dan kurang menunjukkan ekspresi ceria, yang biasanya menjadi ciri khasnya di lapangan.
Hal ini bahkan menjadi perhatian para penonton dan wartawan seusai pertandingan.
"Gak ada masalah sebenarnya, cuma aku terlalu banyak mikir dan lupa senyum," katanya dengan tawa.
Baca Juga: Red Sparks Mengukir Sejarah 9 Kemenangan Beruntun, Megawati Borong 33 Poin
"Seharusnya aku main lebih enjoy, tidak menjadikannya beban."
Ketegangan itu perlahan mencair ketika spike keras Megawati di akhir set kelima memastikan kemenangan Red Sparks.
Momen ini seolah menjadi pelepas beban berat yang ia rasakan sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Maarten Paes: Atmosfer SUGBK Tak Tertandingi, Suporter Indonesia Layak ke Piala Dunia
Megawati mempersembahkan kemenangan dan pencapaiannya kepada sang ibunda, yang selalu menjadi inspirasi utamanya.
Artikel Terkait
Veddriq Leonardo Masuk Nominasi The World Games Athlete of the Year 2024, Begini Cara Dukungnya
Ganti Jersey, Riko Simanjuntak akan Berseragam PSS Sleman di Putaran Kedua Liga 1 2024/2025
Persis Solo Tambah Kekuatan, Rekrut Gelandang Asal Argentina untuk Putaran Kedua Liga 1 2024/2025
Diperkuat Tiga Pemain Balkan, Persebaya Melangkah Optimis di Putaran Kedua Liga 1 2024/2025
Kolaborasi Seniman Slawn dengan Nike Air Max 90 Baru Saja Terungkap