SportlinkNews - Pelatih kepala Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Ko Hee-jin, menunjukkan kepercayaan besar terhadap pemain baru yang direkrut melalui Draft Kuota Asia Liga Voli Korea.
Keputusan ini diambil setelah Megawati Hangestri Pertiwi, andalan utama tim selama tiga musim terakhir, menolak tawaran perpanjangan kontrak ketiga.
Megawati, yang akrab disapa Megatron, memilih untuk pulang ke Indonesia demi alasan keluarga.
Baca Juga: Olahraga di China: Perjalanan Menarik dari Tradisi ke Modernisasi
Megawati merupakan sosok vital dalam perjalanan Red Sparks, dengan kontribusi mencolok yang tercermin dari catatan rasio serangan sukses tertinggi serta posisinya di peringkat ketiga daftar pencetak poin terbanyak musim lalu.
Red Sparks pun nyaris menggapai gelar juara sebelum akhirnya takluk dramatis dari Heungkuk Life Pink Spiders di laga final.
Meski kehilangan pemain kunci, Ko Hee-jin mengambil langkah berbeda.
Baca Juga: Fans Manchester United Inginkan 4 Pemain Baru Segera Usai Imbang Lyon
Alih-alih kembali memilih opposite dari Asia seperti Megawati, kali ini ia memutuskan untuk merekrut Wipawee Srithong, outside hitter asal Thailand yang selama dua musim terakhir membela Suwon Hyundai E&C Hillstate.
Wipawee dikenal sebagai pemain yang tangguh dalam bertahan.
Musim lalu, ia menempati peringkat keenam dalam statistik penerimaan bola, melampaui dua outside hitter utama Red Sparks, Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju.
Baca Juga: Atalanta Kehilangan Penyerang Kunci untuk Pertandingan Penting Melawan Bologna dan Milan di Serie A
Meski memiliki tinggi badan relatif pendek untuk ukuran pemain voli internasional, yakni 174 cm, Wipawee tetap menunjukkan kemampuannya dalam serangan dari sektor sayap.
Padahal, Ko Hee-jin memiliki opsi lain yang cukup menjanjikan di posisi opposite.