SportlinkNews - Hari kedua IRF World Rafting Championship 2025 di Sungai Kampar, Perak, Malaysia, Rabu, 3 Desember 2025, berubah menjadi panggung penuh tekanan bagi kontingen Indonesia.
Dari rangkaian nomor head to head yang mempertemukan kekuatan-kekuatan besar dunia, hanya satu kategori yang akhirnya bersinar paling terang untuk Merah Putih yakni di Junior Putra.
Sejak pagi, persaingan berjalan ketat. Youth Putri membuka rangkaian pertandingan dengan dominasi Amerika Serikat yang melesat tanpa tersentuh.
Baca Juga: Garuda Pertiwi Siap Tempur Hadapi Thailand di Laga Pembuka SEA Games 2025
Mereka mengunci emas melalui torehan poin sempurna 200, meninggalkan Republik Ceko dengan 184 poin. Dua wakil Indonesia, Indonesia 2 (172) dan Indonesia 1 (164), berhasil bertahan di tiga besar dan membawa pulang perunggu.
Di Open Putri, Inggris Raya 1 tampil perkasa dan menutup balapan dengan 200 poin. Selandia Baru menyusul dengan 184, dan Indonesia kembali mengamankan tempat di podium lewat 172 poin, jauh di atas Malaysia yang berada di urutan keempat.
Kategori Junior Putri pun memperlihatkan pola serupa, di mana Republik Ceko 1 berada di puncak, sementara Indonesia menempel ketat di posisi kedua dan ketiga.
Baca Juga: Marciano Norman: Tak Ada Alasan KONI Sulteng Tidak Bisa Menuai Prestasi
Namun tidak semua jalan berpihak. Indonesia absen dari Open Men, yang dikuasai Brasil, dan harus menerima hasil pahit di Youth Putra, di mana Malaysia menyingkirkan Indonesia pada perebutan peringkat ketiga.
Dua tim Republik Ceko bertarung di final dan menyapu posisi satu-dua.
Di tengah rangkaian hasil yang pasang surut itu, harapan yang sempat mengendur kembali menyala ketika kategori Junior Putra dimulai. Di sinilah Indonesia menunjukkan wajah paling garang.
Baca Juga: Vietnam Tekuk China, Peringatan Keras Timnas Indonesia di SEA Games
Perahu mereka meluncur dengan ritme mantap, seolah membaca setiap riak Sungai Kampar seperti lembaran strategi yang telah lama dihafal.
Di final, Indonesia berhadapan dengan Malaysia, rival yang sebelumnya sempat menyulitkan di kategori lain. Namun kali ini, keadaan berbalik.
Dengan eksekusi bersih dan keberanian yang tidak goyah, Indonesia unggul 16 poin, memastikan emas pertama dan satu-satunya bagi kontingen pada hari kedua. Republik Ceko 1 merebut perunggu dengan 172 poin, disusul Jerman dan Jepang.
Baca Juga: Menpora Pastikan DBON Diperbarui, 21 Cabor Akan Jalani Sistem Promosi-Degradas
Wakil Ketua Umum I PB FAJI, Amalia Yunita, yang hadir mendampingi langsung, memberikan apresiasi atas performa para atlet.
"Tim Indonesia telah diperhitungkan di kancah pertandingan dunia, terutama pada divisi Youth dan Junior," katanya.
"Kami akan mencoba lagi untuk berjuang di nomor pertandingan selanjutnya, yakni slalom pada Kamis ini. Semoga para wakil Indonesia lebih jeli melihat strategi lintasan," ujar Amalia lagi.