SportlinkNews - Kekalahan dari Daejeon JungKwanJang Red Sparks menjadi titik balik bagi Incheon Heungkuk Life Pink Spiders di Liga Voli Korea musim 2024-2025.
Tim asuhan Marcello Abbondanza ini harus menelan pil pahit dalam lanjutan kompetisi setelah dihentikan oleh tim lawan dalam perjalanan panjang 14 kemenangan beruntun.
Pada laga Jumat (20/12/2024), Pink Spiders menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas juara bertahan, Suwon Hyundai E&C Hillstate.
Baca Juga: Stadion Pakansari Jadi Kandang Timnas Indonesia di Semifinal ASEAN Cup 2024
Sayangnya, kondisi tim yang tengah goyah membuat mereka kembali tumbang dengan skor telak 0-3 (12-25, 21-25, 16-25).
Kekalahan dari Red Sparks yang diperkuat pevoli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, pada awal pekan ini menjadi awal keterpurukan Pink Spiders.
Dalam laga tersebut, mereka dipaksa menyerah dengan skor 1-3, menghentikan dominasi mereka selama 14 pertandingan tanpa kekalahan.
Baca Juga: Kiper Persija Carlos Eduardo Muncul di Persija Training Ground
Bukan hanya kehilangan rekor, kekalahan ini juga diwarnai insiden provokasi yang dilakukan asisten pelatih Pink Spiders, Daniele Turino, kepada pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin.
Akibat tindakannya, Turino berpotensi menghadapi sanksi dari penyelenggara liga.
Kesialan Pink Spiders tidak berhenti di situ.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Madura United Akhirnya Menang, Taklukkan Bali United Lewat Brace Lulinha
Salah satu andalan mereka, Tutku Burcu Yuzgenc, harus absen melawan Hillstate akibat kondisi fisiknya yang belum pulih setelah laga melawan Red Sparks.
Absennya Tutku membuat kekuatan tim semakin tergerus, yang berdampak pada performa mereka di lapangan.