Tidak Sekedar Balap, F1 Grand Prix Australia Lakukan Sosialisasi dan Program Berkelanjutan Inklusif

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Rabu, 19 Maret 2025 | 18:00 WIB
F1 GP Australia 2025 tidak hanya sekedar balapan (Formula1)
F1 GP Australia 2025 tidak hanya sekedar balapan (Formula1)

2. Aktivasi Keterlibatan Keberlanjutan untuk mendidik pengunjung melalui pesan-pesan utama tentang inisiatif energi pengurangan emisi yang diterapkan di acara tersebut.

3. Penyedia peralatan katering loop tertutup Green My Plate menyediakan makanan di Pit Stop Park yang disajikan di piring dan mangkuk yang dapat digunakan kembali.

4. Perusahaan sosial Reground melakukan proyek pengumpulan ampas kopi yang kemudian digunakan sebagai penetral tanah di taman dan kebun setempat.

Baca Juga: Ini Tempat Asyik Buat Nobar Indonesia vs Australia Sambil Ngabuburit

5. Reground menempatkan para pendidik limbah di pusat daur ulang di seluruh area Tiket Masuk Umum untuk membantu pengunjung membuang limbah dan daur ulang di tempat sampah yang benar.

6. Menyediakan tempat pengumpulan kaleng dan botol yang kemudian akan didaur ulang menjadi produk baru.

7. Membuat Stasiun Pengisian Ulang Air Dingin Wallop yang berlokasi di seluruh sirkuit untuk menyediakan air gratis bagi para pengunjung untuk mengisi ulang botol yang dapat digunakan kembali.

Baca Juga: Menanti Hasil Positif Debut Patrick Kluivert di Kualifikasi Piala Dunia Indonesia vs Australia

8. Semua pasokan listrik dari jaringan listrik untuk Grand Prix berasal dari 100% Certified Green Power, yang merupakan 100% energi bersih dan terbarukan.

9. Bekerja sama dengan What Ability Foundation, AGPC memberikan kesempatan bagi tamu dengan kebutuhan aksesibilitas, keluarga dan pengasuh mereka, untuk merasakan Pit Lane dalam lingkungan yang nyaman dan minim sensori.

10. Sebuah upacara adat dilakukan oleh Dewan Tanah Bunurong, Wali Tanah Tradisional tempat Grand Prix Australia diadakan, yang menunjukkan rasa hormat terhadap protokol budaya adat.

Baca Juga: Analisa Pelatih Persib Bojan Hodak: Timnas Indonesia Bisa Bawa Pulang Poin dari Australia

11. Little Rocket, sebuah bisnis yang 100% dimiliki Suku Asli, merancang tiga aktivasi penggemar bekerja sama dengan bisnis Suku Asli dan kelompok masyarakat.

12. Mengajak siswa Melbourne Indigenous Transition School (MITS) – sekolah nirlaba dan program asrama yang siswanya berasal dari komunitas terpencil dan regional.
Sekitar 80 siswa MITS menghadiri balapan akhir pekan, 8 di antaranya terpilih menjadi ‘Grid Kids’.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: formula1.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X