Membuka Pikiran: Psikologi Atlet Olimpiade yang Menarik, Ritual Penggemar

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 2 Juni 2025 | 11:05 WIB
Kebiasaan unik atlet juga dapat meluas ke penggemar.  (wrd.as.uky.edu)
Kebiasaan unik atlet juga dapat meluas ke penggemar. (wrd.as.uky.edu)

UKNow: Apa yang biasanya terlintas dalam pikiran atlet dalam situasi penuh tekanan, seperti Olimpiade?

Cormier: Stres dan kecemasan sangat umum terjadi dalam situasi penuh tekanan.

Mari kita mundur selangkah — bayangkan seorang mahasiswa Inggris yang sedang mempersiapkan presentasi akhir semester.

Mereka telah menghabiskan puluhan jam, berlatih, menyempurnakannya, dan menerima serta menerapkan umpan balik.

Baca Juga: Tidak Ada Apa-apa Selain Jaring? Science Basket Punya Lebih Banyak Jawaban

Namun, terlepas dari upaya terbaik mereka, sebagian besar akan mengalami kecemasan atau ketakutan. Hal ini, pada gilirannya, dapat berdampak nyata pada kinerja mereka.

Gejala fisik (ketegangan otot, keringat, peningkatan detak jantung) dapat menjadi pembeda dalam pelaksanaan, kenikmatan, dan hasil tugas secara keseluruhan.

Sekarang, mari kita perbesar hal ini, dan bayangkan apa yang dialami para atlet Olimpiade. Mereka tidak hanya menginvestasikan lebih banyak waktu, tenaga, dan uang daripada presenter kita, tetapi mereka mungkin juga sangat mengidentifikasi diri dengan acara/olahraga mereka.

Artinya, mereka tidak kembali ke rutinitas "normal" mereka setelah selesai. Penampilan mereka mungkin akan menentukan siapa mereka selama bertahun-tahun setelah pertandingan.

Baca Juga: Tiba di Indonesia, Timnas China Fokus Latihan Pertahanan dan Bola Mati

Pada akhirnya — betapapun siapnya para atlet ini secara fisik — kita harus mempertimbangkan faktor mental yang terlibat.

Penggemar
UKNow: Apa perbedaan antara ritual dan takhayul?

Rice: Takhayul bisa jadi merupakan ritual yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu — seperti saat Anda melihat bintang jatuh dan membuat permohonan.

Baca Juga: Kevin Diks Sudah Bergabung Timnas Indonesia, Kluivert Sebut Belum Tentu Dimainkan Melawan China

Namun, takhayul juga memiliki tingkat sihir dan hal-hal gaib yang menyertainya. Ritual sendiri hanyalah kebiasaan yang dilakukan secara teratur. Misalnya, saya menggosok gigi setiap pagi, yang merupakan ritual.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: wrd.as.uky.edu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X