Galeri Anggar Tersimpan di Qatar Olympic and Sports Museum

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 16 April 2024 | 07:05 WIB
Galeri Sejarah Olahraga Global di 3-2-1 Qatar Olympic and Sports Museum (QOSM) menyoroti olahraga tarung yang mulia yakni anggar. (qm)
Galeri Sejarah Olahraga Global di 3-2-1 Qatar Olympic and Sports Museum (QOSM) menyoroti olahraga tarung yang mulia yakni anggar. (qm)

SportlinkNews - Melalui gambar-gambar menarik dan artefak langka, galeri Sejarah Olahraga Global di 3-2-1 Qatar Olympic and Sports Museum (QOSM) menyoroti olahraga tarung yang mulia yakni anggar.

Dorongan manusia untuk berlari, melompat, melempar, menangkap, dan menendang telah berkembang selama berabad-abad menjadi olahraga yang kita semua kenal dan sukai saat ini.

Komunitas mengembangkan permainan anggar ini untuk merayakan ritual peralihan, menandai musim atau mengekspresikan pengabdian terhadap alam dan spiritualitas.

Baca Juga: Jack Grealish Bersemangat dengan Ritual Barunya Setiap Malam

Permainan berburu muncul dari taktik bertahan hidup, dan olahraga militer berevolusi dari melayani kepentingan para pemimpin yang berkuasa.

Banyak olahraga tarung – beberapa di antaranya berasal dari Olimpiade kuno – berasal dari kombinasi hiburan, pelatihan fisik, dan kesiapan militer.

Olahraga tarung tak bersenjata mencakup tinju dan gulat, sedangkan bentuk hibrida menggabungkan teknik tak bersenjata dengan alat khusus. Seni wushu Tiongkok kuno, misalnya, dapat mencakup pisau, cambuk, atau pedang.

Baca Juga: Mike Tyson Posting Video Latihan Tinjunya, Psywar untuk Jake Paul

Pedang muncul di banyak olahraga pertarungan bersenjata, termasuk kendo Jepang, yang menampilkan pedang bambu.

Menurut Komite Olimpiade Internasional (IOC), terdapat bukti adanya adu pedang sejak zaman Mesir kuno.

Meskipun asal muasal anggar modern masih belum jelas, secara luas diterima bahwa olahraga ini memiliki sejarah yang panjang selama berabad-abad, dan disebutkan bahwa olahraga ini muncul dalam literatur sejak karya William Shakespeare.

Baca Juga: UCI Track Nations Cup 2024: Pembalap Inggris dan Belanda Favorit untuk Olimpiade Paris 2024

Meskipun elemen-elemen tertentu dalam anggar telah berkembang seiring berjalannya waktu, tujuan inti dari 'melakukan pukulan' dengan menyerang lawan dengan senjata untuk ditukar dengan poin tetap sama.

Dalam konstanta itu, ada tiga pedang berbeda yang digunakan untuk tiga permainan yang sangat berbeda: foil, épée, dan sabre.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X