"Keputusan ini adalah langkah penting dalam memerangi rasisme di Spanyol. Ini menunjukkan bahwa tindakan rasis tidak akan dibiarkan tanpa konsekuensi hukum," kata Tebas.
Baca Juga: Pimpin Ratas, Presiden RI Tegaskan PON XXI Aceh-Sumut 2024 Sesuai Jadwal
"LALIGA akan terus berkomitmen untuk mengidentifikasi, melaporkan, dan menindak tegas pelaku rasisme di stadion," imbuhnya.
Namun, Tebas juga mengungkapkan kekhawatirannya tentang lamanya proses hukum.
"Kami memahami frustrasi karena waktu yang dibutuhkan untuk menjatuhkan hukuman ini," ujar Tebas.
Baca Juga: Indonesia Dipastikan Jadi Tuan Rumah Babak Kualifikasi Piala Asia U-20 2025
"Namun, ini menunjukkan bahwa Spanyol adalah negara yang menjamin integritas peradilan."
"Kami di LALIGA menghormati proses hukum ini, tetapi kami juga mendesak agar undang-undang Spanyol berevolusi untuk memberikan LALIGA kekuatan sanksi yang lebih besar dalam perang melawan rasisme," tambahnya.
LALIGA telah lama menjadi pelopor dalam memerangi rasisme, tidak hanya melalui peningkatan kesadaran tetapi juga melalui deteksi dan pelaporan insiden.
Baca Juga: Pamit ke Menpora, Pesenam Rifda Akan Jalani Pemusatan Latihan Menjelang Olimpiade Paris
Meskipun tidak memiliki kekuatan hukum untuk menjatuhkan sanksi, LALIGA secara konsisten melaporkan kasus kekerasan dan pelecehan kepada pihak berwenang sejak musim 2015-2016.
Pada Januari 2020, setelah insiden penghinaan rasis terhadap pemain Athletic Club, Iñaki Williams, LALIGA mulai membawa kasus langsung ke sistem peradilan.
Langkah ini menunjukkan komitmen mereka untuk mengambil tindakan lebih tegas terhadap rasisme.
Baca Juga: Menpora Dito Ariotedjo Puji Kinerja Timnas Garuda Lolos Kualifikasi Piala Dunia 2026
Dalam beberapa tahun terakhir, LALIGA juga meluncurkan proyek LALIGA VS, sebuah inisiatif yang bertujuan menghapus kebencian di dalam dan di luar stadion dengan mempromosikan masyarakat yang saling menghormati dan inklusif.
Artikel Terkait
Messi Pensiun di Inter Miami, Bukan Newell's Old Boys
Ini Dia Daftar Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Laga Euro
Tersingkir di BCL Asia 2024, Pelita Jaya Tutup Laga Terakhir dengan Kemenangan
Finis Ketiga di BCL Asia 2024, Pelita Jaya Kini Fokus Hadapi IBL Playoffs
Resmi! Enea Bastianini dan Maverick Vinales Kembali ke KTM, Bergabung dengan Red Bull KTM Tech3