culture

Tanah Airku Menggema di GBK, Dunia Menangis Lihat Timnas Indonesia Bernyanyi

Minggu, 8 Juni 2025 | 11:07 WIB
Malam itu, lagu Tanah Airku bukan sedakar dinyanyikan.

SportlinkNews - Saya tak mengeri liriknya tapi saya menangis. Itu yang dilontarkan suporter Belanda setelah Timnas Indonesia menekuk China 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis 5 Juni 2025.

Bukan karena kemenangan yang dramatis. Bukan lantaran eurofia semata lewat gol tunggal Ole Romeny dari titik putih.

Tapi karena sebuah lagu: Tanah Airku! Lagu yang tak ia pahami, namun dirasakan seperti sebuah doa. Cara suporter Timnas Indonesia menyanyikannya seperti sedang memeluk seluruh negeri.

Baca Juga: Kalah dari Timnas Indonesia, Media China Tiba-tiba Sebut Tim Vietnam, Pun Kiper yang Bikin Thailand Sesali

Tanah Airku ditulis oleh Ibu Sud pada 1962. Liriknya bisa merasuk ke relung hati, tak lain adalah karena pengalaman yang ia rasakan saat itu.

Ibu Sud ditugaskan sebagai delegasi Indonesia dalam World Fair di New York City, dan di saat itu ia merasa sakit. Dengan perasaan yang kalut dan rindu Tanah Air, lahirlah lagu indah yang menyentuh hati jutaan rakyat Indonesia tersebut.

Tak lekang oleh zaman, karya Ibu Sud ini akan menjadi warisan turun temurun bagi seluruh masyarakat Indonesia. Tak hanya penonton, Tanah Airku punya makna yang sangat mendalam bagi para pemain yang telah mencurahkan semuanya demi negara tercinta.

Baca Juga: Klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Lolos, Arab Saudi Tekuk Bahrain

Malam itu, lagu Tanah Airku bukan sedakar dinyanyikan. Tapi, dirasakan oleh ribuan jiwa. Oleh jutaan mata yang menyaksikan di seluruh negeri. Oleh dunia yang diam-diam terpukau.

Langit di Jakarta malam itu benar-benar bersinar lembut. Seolah ikut mengucapkan syukur. SUGBK berubah jadi ruang sakral. Tempat gema takbir dan sorak kemenangan bersatu.

Semua tahu kemenangan malam itu bukan soal angka. Namun keajaiban sejatinya terjadi setelah peluit akhir. Semua pemain berkumpul di tengah lapangan.

Skuat Timnas Indonesia membentuk lingkaran kecil di tengah luasnya rumput hijau. Mereka saling mengggam tangan. Sebagian menutup mata. Sebagian menatap langit. Tanpa aba-aba. Lagu itu mengalun. Tanah Airku...

Baca Juga: Tifo Raksasa Kreativitas Suporter Timnas Indonesia Runtuhkan Tembok China

Dengan pelan, dengan tulus, dengan suara yang terdengar rapuh namun kuat. Stadion yang gemuruh tetiba hening. Sekitar 70 ribu orang berdiri tanpa bersuara.

Halaman:

Tags

Terkini