culture

EA Sports dan UNICEF Luncurkan Program Namibia Futures

Selasa, 28 Mei 2024 | 19:00 WIB
Electronic Arts Inc. (EA) bekerjasama dengan UNICEF meluncurkan program baru bernama Namibia Futures. (Insider Sport)

SportlinkNews - Electronic Arts Inc. (EA) bekerjasama dengan UNICEF meluncurkan program baru bernama Namibia Futures, sebagai bagian dari inisiatif EA Sports FC Futures.

Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada 46.000 anak muda di Namibia melalui sepak bola dan pelatihan berbasis game, guna membantu mereka mencapai potensi penuh baik di dalam maupun di luar lapangan.

Andrea Hopelain, GM & SVP of Publishing di EA Sports, menyatakan bahwa mereka sangat senang bisa bermitra dengan UNICEF.

Baca Juga: Singapore Open 2024: Tunggal Putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung Lolos 16 Besar, Ganda Leo/Daniel Tersingkir

"Kami sangat senang dapat memperluas kemitraan dengan UNICEF setelah lebih dari lima tahun kolaborasi yang sukses melalui Soccer Aid," ucap Hopelain seperti dikutip SportlinkNews dari Insider Sport.

"Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi banyak anak muda di Namibia dengan memanfaatkan kekuatan sepak bola dan platform EA Sports FC," imbuhnya.

Di Namibia, kemiskinan mempengaruhi setengah dari seluruh anak-anak, menghambat akses mereka ke mobilitas sosial dan meningkatkan risiko eksploitasi serta pelecehan.

Baca Juga: Mengapa Alkohol Bisa Membuat Tubuh Gemuk? Ternyata Ini Alasannya, Berbahaya!

Situasi ini sangat mempengaruhi anak perempuan, menghalangi mereka menyelesaikan pendidikan.

UNICEF, bersama mitra lokal, berusaha menyediakan intervensi yang dapat diakses oleh anak-anak perempuan untuk menghadapi tantangan ini.

UNICEF memiliki sejarah panjang dalam berkolaborasi dengan organisasi olahraga, sering kali bermitra dengan klub-klub sepak bola.

Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Cedera yang Bisa Terjadi saat Berenang, Jangan sampai Terkena

Misalnya, kemitraan UNICEF dengan Nottingham Forest yang diumumkan oleh Ketua klub, Evangelos Marinakis, saat tim mengumumkan kesepakatan dengan Inggris untuk UNHCR pada tahun 2022.

Jon Sparkes, Kepala Eksekutif Komite Inggris untuk UNICEF, mengomentari terkait program kerja sama dengan EA.

Halaman:

Tags

Terkini