SportlinkNews - Alkohol sering menjadi bagian dari berbagai perayaan dan acara sosial. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa konsumsi alkohol dapat berkontribusi pada peningkatan berat badan.
Artikel ini akan menjelaskan mengapa alkohol bisa membuat tubuh gemuk dan memberikan pandangan ilmiah di balik fenomena ini.
1. Kandungan Kalori yang Tinggi
Salah satu alasan utama mengapa alkohol bisa membuat tubuh gemuk adalah karena kandungan kalorinya yang tinggi.
Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Cedera yang Bisa Terjadi saat Berenang, Jangan sampai Terkena
Setiap gram alkohol mengandung sekitar 7 kalori, hampir mendekati jumlah kalori dalam lemak yang mengandung 9 kalori per gram.
Minuman beralkohol, terutama yang manis seperti koktail, sering kali mengandung tambahan gula dan bahan lain yang meningkatkan jumlah kalorinya.
Contohnya, satu gelas bir dapat mengandung sekitar 150 kalori, sementara segelas anggur merah mengandung sekitar 125 kalori.
Baca Juga: Empat Negara Dipastikan Masuk Final Four AVC Challenge Cup 2024 di Manila
Minuman keras seperti vodka, rum, atau wiski memiliki sekitar 97 kalori per 1,5 ons.
Jika Anda minum beberapa gelas dalam satu malam, jumlah kalori yang Anda konsumsi bisa bertambah dengan cepat.
2. Mengurangi Pembakaran Lemak
Ketika Anda minum alkohol, tubuh Anda memprioritaskan metabolisme alkohol dibandingkan dengan lemak.
Baca Juga: Gunakan Paket Aero Baru Yamaha di MotoGP Catalunya, Fabio Quartararo Alami Peningkatan
Alkohol dianggap sebagai zat beracun oleh tubuh, sehingga hati bekerja keras untuk memecah alkohol terlebih dahulu.
Proses ini mengganggu kemampuan tubuh untuk membakar lemak, yang akhirnya disimpan sebagai cadangan energi.
Artikel Terkait
Bagaimana Membangun Ritual Tim yang Sehat dalam Olahraga
Mike Tyson Menderita Darurat Medis dalam Penerbangan, Pertarungan Lawan Jake Paul Batal?
Dihantui Masalah Kesehatan, Mike Tyson Takut Kematian Menjemput
Sven Goran Eriksson Kembali ke Lazio
10 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City, Nomor 5 Pahlawan Kultus Etihad