SportlinkNews - Pengadilan di Spanyol menjatuhkan hukuman bagi tiga individu yang terlibat dalam nyanyian rasis terhadap pemain Real Madrid, Vinicius Jr.
Hukuman ini merupakan hasil dari pengaduan yang diajukan oleh LALIGA, menunjukkan komitmen kuat dalam melawan rasisme di sepak bola.
Peristiwa ini terjadi pada 21 Mei 2023 di Stadion Mestalla saat pertandingan antara Valencia CF dan Real Madrid.
Baca Juga: Man City Bermitra dengan JinkoSolar untuk Masa Depan Energi Berkelanjutan
Tiga pelaku terbukti bersalah atas pelanggaran terhadap integritas moral berdasarkan Pasal 173.1 KUHP Spanyol, dengan keadaan memberatkan diskriminasi rasial sesuai Pasal 22.4 KUHP.
Awalnya, hukuman penjara dijatuhkan selama 12 bulan, namun dikurangi menjadi delapan bulan setelah kesepakatan pada tahap investigasi awal.
Selain itu, para terdakwa juga dikenakan biaya pengadilan dan dilarang memasuki stadion selama dua tahun.
Baca Juga: Rifda Irfanaluthfi Makin Pede Jelang Tampil di Olimpiade Paris 2024
Valencia CF, klub tempat kejadian berlangsung, bekerja sama penuh dalam mengidentifikasi para pelaku dan segera mencabut keanggotaan mereka.
Ini adalah hukuman pertama yang pernah dijatuhkan di Spanyol terkait nyanyian rasis, menunjukkan langkah maju dalam upaya melawan diskriminasi di dunia sepak bola.
Dalam sidang pengadilan, para terdakwa mengajukan permohonan maaf kepada Vinicius Jr., LALIGA, dan Real Madrid.
Baca Juga: Keterlibatan Penggemar Tinggi, EFL Catat Jumlah Penonton Tertinggi di Eropa pada Musim 2023-2024
Mereka mengakui peran penting LALIGA dalam memerangi rasisme dan berterima kasih atas tindakan tegas yang diambil sejak awal kasus ini.
Presiden LALIGA, Javier Tebas, menyambut baik keputusan pengadilan ini.