culture

UEFA Dukung Operasi Anti-Pembajakan Guardia di Finanza: Upaya Tegas Melawan Streaming Ilegal EURO 2024

Senin, 24 Juni 2024 | 23:42 WIB
UEFA mendukung penuh pemberantasan siaran ilegal untuk pertandingan EURO 2024 yang dilakukan oleh Italia. (uefa)

Pada tahun lalu, sebuah operasi streaming ilegal yang fokus pada Liga Premier Inggris berhasil dibongkar, dengan lima orang dijatuhi hukuman penjara.

Baca Juga: Hasil Timnas U-16 Indonesia Vs Filipina: Garuda Asia Buka Peluang Besar ke Semifinal

Operasi tersebut memiliki sekitar 50.000 pelanggan dan menghasilkan pendapatan sekitar £7 juta selama lima tahun.

Juru bicara UEFA menambahkan bahwa pendapatan hak siar sangat penting bagi industri sepak bola.

"Pendapatan finansial yang dihasilkan dari hak siar media sangat penting untuk kesejahteraan sepak bola di semua tingkatan," bunyi pernyataan UEFA.

Baca Juga: Timnas Spanyol Terancam Langgar Hukum di Jerman karena Kehebatan Lamine Yamal di EURO 2024

"Hal ini sangat penting untuk pengembangan sepak bola dan investasi akar rumput di seluruh Eropa."

"Oleh karena itu, perang melawan pembajakan online dari kompetisi kami adalah prioritas utama, dan kontribusi mitra media kami sangat krusial dalam memerangi masalah bersama ini," lanjut mereka.

Dengan langkah-langkah tegas seperti ini, UEFA berharap dapat mengurangi praktik streaming ilegal yang merugikan industri olahraga.

Baca Juga: Chelsea Ketagihan Rekrut Wonderkid Piala Dunia U-17 Indonesia, Targetkan Marc Guiu dari Barcelona

Diharapkan operasi-operasi ini juga dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan siber dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mendukung layanan penyiaran resmi demi keberlangsungan dan perkembangan sepak bola di seluruh dunia.

Langkah yang diambil oleh Guardia di Finanza dan dukungan dari UEFA ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga integritas dan keberlanjutan industri olahraga, khususnya sepak bola.

Keberhasilan operasi ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi negara lain dalam memerangi pembajakan dan melindungi hak-hak penyiaran yang sah.***

Halaman:

Tags

Terkini