Bantah Keluar dari Mercedes, Toto Wolff Ungkap Alasan Menjual Sahamnya

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Minggu, 23 November 2025 | 21:30 WIB
Toto Wolff, CEO dan Kepala Tim Mercedes F1 Team (Mercedes)
Toto Wolff, CEO dan Kepala Tim Mercedes F1 Team (Mercedes)

SportlinkNews - CEO dan bos tim Mercedes, Toto Wolff, menjelaskan perkara sebenarnya tentang aksinya menjual saham miliknya yang sempat menjadi sorotan publik.

Muncul spekulasi kalau Toto Wolff akan hengkang dari Mercedes dengan aksinya menjual saham tersebut. Namun, Wolff memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Setelah George Russell dan Andrea Kimi Antonelli mengamankan posisi ketiga dan kelima di GP Las Vegas, Wolff mengatakan kepada media bahwa ia tidak berencana meninggalkan posisinya.

Baca Juga: Hasil Super League: Persis Solo Tahan Imbang Bali United FC, Banyak Peluang Gagal Jadi Gol

"Ya, saya tidak berencana menjual tim atau meninggalkan posisi saya," ujar Wolff.

"Saya sebenarnya berada di posisi yang baik dan saya menikmatinya. Dan selama saya merasa berkontribusi dan orang lain merasa saya berkontribusi, tidak ada alasan untuk berpikir ke arah itu," katanya.

Wolff menjual 15% saham di perusahaan induknya, yang berarti 5% saham di Brackley, kepada CEO CrowdStrike, George Kurtz.

Baca Juga: Arsenal vs Tottenham Hotspur: Derby North London yang Dimulai Sejak Tahun 1921

"Yang saya lakukan adalah menjual sebagian saham investasi saya kepada George, seorang pembalap, seorang wirausahawan teknologi, seseorang yang akan membantu kami memanfaatkan pasar AS," tambah Wolff.

"Itulah alasan di baliknya, tetapi tidak ada alasan lain," jelasnya. Nilai penjualan saham tim Formula 1 Mercedes senilai £4,6 miliar (Rp100,7 triliun).

"Ya, maksud saya, jika seseorang memberi tahu kami lima tahun lalu berapa valuasinya, kami tidak akan pernah mempercayainya," lanjut Wolff.

Baca Juga: Kalahkan Bhayangkara FC, PSIM Yogya Pertahankan Tren Positif di Pekan ke-13 Super League 2025/26

"Tapi itu hanyalah ekstrapolasi sederhana dari profitabilitas tim. Karena pembatasan biaya, kasus bisnis kami berubah secara fundamental, alih-alih saling mengungguli dalam hal apa pun."

"Kami mampu meningkatkan pendapatan dan arus kas bebas. Dan itu menghasilkan kelipatan yang telah ditentukan industri untuk valuasi ini," lanjut Wolff.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: motorsport.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X