Desainnya retro, dirombak — dan sangat khas Romawi.
Ada narasi yang jelas di sini: kecintaan terhadap kota, kebanggaan akan warisan, dan bahasa desain yang menghubungkan penggemar dengan klub mereka melalui tekstur dan nuansa kota asal mereka.
Dari arsip hingga lapangan, adidas dan AS Roma terus menenun tradisi menjadi inovasi — dan mereka melakukannya dengan tujuan visual yang serius.
Baca Juga: Ini Target Andi Ady Aksar Calon Ketua Ketua KONI Sultra
Dijadwalkan untuk debut di lapangan pada 26 Juli di Stadion Fritz-Walter, saat Roma menghadapi Kaiserslautern dalam pertandingan persahabatan pramusim, seragam ini adalah contoh indah bagaimana adidas melenturkan kekuatan desain mereka untuk sebuah mahakarya minimalis.
Seragam ini merupakan perayaan asal-usul klub — dan langkah percaya diri menuju masa depan.
Artikel Terkait
Malaysia Dilarang Mengikuti Kompetisi Internasional karena Penipuan Naturalisasi, Begini Tanggapan AFC
Comeback Berkelas Antar Amri/Nita dan Jafar/Felisha ke 16 Besar China Open 2025
Pemain Persib Makin Kompak, Bojan Hodak: Program Latihan dan Adaptasi Berjalan Baik
Kejutan, Ole Romeny Masuk Deretan Pemain Favorit Asia Sejajar dengan sejajar dengan Mahdi Taremi dan Son Heung Min
Lagi-lagi Kontroversi Malaysia, Dicurigai Manipulasi Usia Pemain Setelah Tersingkir dari ASEAN Cup U23