Mode Anti-Tren Menguasai Dunia Sepak Bola

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 13 Oktober 2025 | 13:30 WIB
Ousmane Dembele – yang tetap setia pada selera mode yang tenang. (footballerfits)
Ousmane Dembele – yang tetap setia pada selera mode yang tenang. (footballerfits)

SportlinkNews - Era baru gaya telah merambah pintu masuk klub sepak bola, melewati tempat parkir tugas internasional, ruang ganti, dan bahkan lapangan.

Layaknya sepak bola itu sendiri, era ini tidak lagi terlalu bergantung pada kebisingan luar. Tren dan prediksi dikesampingkan.

Sementara para pemain menggali lebih dalam dan membangun profil mode mereka sendiri yang sesuai dengan karakter mereka. Gaya ini disebut-sebut sebagai gaya "anti-tren".

Baca Juga: Canali dan Inter Milan Kenalkan Pakaian Resmi Terbaru untuk Musim Gugur/Dingin

Serupa dengan musim pertandingan yang baru, mode juga mengalami beberapa perubahan monumental.

Mirip dengan transfer Ekitike ke Liverpool, Mourinho menjadi manajer di Benfica, dan Rashford yang menemukan performa terbaiknya di Barcelona, ​​7 merek terbesar telah mengganti direktur kreatif mereka untuk mencari pendekatan baru dan segar bagi rumah mode warisan mereka.

Itulah Gucci (yang telah merekrut Demna Gvasalia dari Balenciaga), Balenciaga (karena mereka tidak lagi memiliki Demna), Dior, Bottega, Margiela, Marni, dan Loewe.

Semuanya sekaligus. Sebuah pergeseran yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam dunia mode, setidaknya begitulah.

Baca Juga: Delapan Emas dari Arena Taekwondo, Jawa Barat Puncaki Klasemen Sementara PON Bela Diri 2025

Dan meskipun perubahan tidak selalu buruk, itu berarti merek-merek tidak akan terlihat seperti dulu (jelas). Apa yang akan muncul dari koleksi kemungkinan tidak akan dapat diprediksi atau pasti seperti sebelumnya. Akibatnya, penampilan para pemain bola pun tidak akan sama.

Pesepak bola yang mendapatkan panggilan dari asisten penjualan barang mewah tepercaya mereka untuk koleksi terbaru – siap untuk dipilih dari toko – tidak akan sepopuler dulu.

Langsung dari manekin tanpa berpikir panjang sudah tidak relevan lagi. Seperti tim yang berjuang keluar dari degradasi untuk mencapai posisi teratas Liga Premier, level persaingan di bidang mode berada di titik tertinggi sepanjang masa.

Baca Juga: Meningkatkan Kinerja Atlet Dayung dengan Sport Science

Seiring dengan para desainer baru yang membawa DNA kreatif mereka ke dalam merek, pesepak bola kini harus melakukan hal yang sama.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: footballerfits.co.uk

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kith & adidas Membangun Seluruh Semesta Messi

Jumat, 29 Mei 2026 | 11:24 WIB
X