SportlinkNews - Timnas Irak baru saja menghancurkan impian tim Indonesia untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2026.
"Saya ingin memberi tahu para penggemar Irak: Jangan terlalu cepat merayakan kemenangan melawan Indonesia, karena kami masih memiliki pertandingan kedua Grup B," kata pelatih Graham Arnold.
Pelatih Graham Arnold senang dengan penampilan para pemainnya. Tapi sekaligus menekankan bahwa timnya tidak boleh berpuas diri. Pada saat yang sama, pelatih asal Australia juga menyampaikan pendapatnya.
"Saya rasa kami tidak akan tertekan, tapi tim tuan rumah Arab Saudi berada di bawah mentalitas itu. Dalam lima hari terakhir, mereka harus banyak memikirkan pertandingan melawan Irak karena semua orang yakin mereka akan menjadi tim yang lolos," ungkap sang ahli strategi.
Irak mengubur impian Timnas Indonesia 1-0 lewat gol Zidane Iqbal pada laga Grup B Round 4 Kualifikasi Piala Dunia, Minggu (12/10) dini hari WIB di Stadion King Abdullah Sports City (Jeddah, Arab Saudi).
Pada menit ke-75, dari serangan balik cepat Irak setelah kesalahan bek tengah Rizky Ridho, Zidane Iqbal dengan hati-hati mengendalikan bola di tengah lapangan dan kemudian melepaskan tembakan kaki kiri yang licik, mengirim bola ke sudut jauh gawang, membuat kiper Maarten Paes tak berdaya.
Baca Juga: Irak Buyarkan Impian Indonesia ke Piala Dunia
Kemenangan ini membantu Irak terus memupuk ambisinya untuk meraih tiket ke putaran final Piala Dunia 2026.
Irak memiliki 3 poin, selisih gol +1 yang sama dengan tuan rumah Arab Saudi, tapi harus berada di peringkat yang lebih rendah karena mencetak lebih sedikit gol (Arab Saudi menang atas Indonesia 3-2).
Faktanya, meskipun memiliki peringkat FIFA yang jauh lebih tinggi (peringkat 58 dibandingkan dengan 119), tim Irak masih mengalami banyak kesulitan di babak pertama karena terus-menerus mendapat tekanan dari Indonesia.
Baca Juga: Alex Marquez Akui Tak Mampu Kalahkan Marc Marquez Meski Jalani Musim Terbaik di MotoGP 2025
Padahal, seandainya Kevin Diks dan Mauro Zijlstra bermain lebih baik, timnas Indonesia bisa saja memimpin.
Di babak kedua, pergantian pemain yang dilakukan pelatih Graham Arnold membuahkan hasil yang jelas.
Artikel Terkait
Patrick Kluivert Disorot, Ini Deretan Kesalahan yang Bikin Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
Mereka Tetap Kesatria Meski Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia
Netizen Geram, Erick Thohir dan Patrick Kluivert Diminta Tanggung Jawab atas Kegagalan Timnas Indonesia
Balotelli Kritik Timnas Italia Tidak Punya Hasrat
Ruang Ganti Timnas Indonesia Ambruk di Hari Berakhirnya Perjalanan 731 Hari Berburu Tiket Piala Dunia