Desainer Menampilkan Budaya Global
Fesyen dan olahraga selalu dikaitkan, dan Paris Games menyoroti hubungan ini di seluruh dunia.
Perancang busana Maroko Ali Drissi, yang merancang pakaian tim Maroko, merefleksikan hubungan ini: “Fashion dan olahraga memiliki sejarah yang dalam, terutama dengan munculnya pakaian olahraga yang chic.”
Desainnya menampilkan simbol-simbol nasional, memadukan tradisi dengan semangat universal.
Kebanggaan Nasional dalam Setiap Jahitannya
Desainer Emirat Rawdha Al Shaafar telah membuat seragam untuk Tim UEA dengan warna merah dan putih, melambangkan kekuatan dan kemurnian.
Teks Arab menambahkan sentuhan budaya, mencerminkan warisan dan kebanggaan masing-masing negara.
Desain-desain ini menawarkan peluang unik untuk pemaparan global dan menyoroti beragam budaya yang berpartisipasi dalam Olimpiade.
Baca Juga: Hasil Piala Presiden: Persija Tahan Kemenangan Arema Lewat Aksi Gustavo dan Hanif
Merek Internasional Bergabung dalam Parade Mode
Selain LVMH, nama-nama fesyen lainnya juga sedang membuat gebrakan. Ralph Lauren, sosok yang akrab di dunia fesyen Olimpiade sejak 2008, sekali lagi mendesain seragam tim AS.
Untuk Tim Mongolia, merek couture Michel dan Amazonka menciptakan seragam yang merayakan motif budaya yang rumit.
Dan pakaian Tim Kanada Lululemon menampilkan motif merah tebal dengan lambang daun maple.
Pengaruh Olahraga yang Abadi terhadap Fashion
Fashion dan olahraga selalu saling mempengaruhi. Ambil contoh kaos polo—yang awalnya dirancang oleh bintang tenis Prancis René Lacoste untuk lapangan, kini menjadi bahan fashion pokok.
Artikel Terkait
Piala AFF U19: Timnas U-19 Indonesia Pilih Malaysia atau Thailand di Semifinal? Ini jawaban Indra Sjafri
Inter Bagikan Nomor Skuad 2024-25, Pemain Baru Zielinski Dapat Hoki
22 Pemain Tidak Cukup untuk Real Madrid Beraksi di 6 Kompetisi
Maryam March Maharani Jadi Pembawa Bendera Indonesia di Opening Olimpiade Paris 2024
Perenang Cina Jalani 418 Tes Doping Sebelum Olimpiade Paris 2024