SportlinkNews - Inter Milan melangkah ke babak final Liga Champions untuk menunggu pemenang antara Arsenal vs PSG yang akan dimainkan Kamis, 8 Mei 2025 dinihari WIB.
Laga Inter Milan vs Barcelona memang diprediksi bakal berlangsung sengit. Kedua tim memperlihatkan permainan berkelas yang memikat perhatian.
Meski begitu, salah satu tim harus kalah dan satunya menang untuk melangkah ke final Liga Champions. Dan, Barcelona harus mengalah. Memberikan kesempatan bagi Inter Milan untuk terbang ke Munich.
Baca Juga: Cadillac Perkenalkan Logo Tim yang akan Digunakan di Balap F1 Mulai 2026
Pelatih Barcelona, Hansi Flick mengaku sangat kecewa karena Barca terseingkir. "Saya sangat kecewa karena kami tersingkir – tetapi saya tidak kecewa dengan performa tim saya."
"Mereka sudah mencoba segalanya. Kami tersingkir, tetapi tahun depan kami akan memulai lagi dan kami akan membuat penggemar, klub, dan semua orang di sekitar kami senang," ujarnya usai laga.
Sementara pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi memuji penampilan pemainnya. "Saya senang menjadi pelatih mereka; mereka memberikan segalanya yang mereka miliki."
Baca Juga: LIB Resmi Tetapkan Persib Juara Liga 1 2024/2025 pada Rabu
"Wajar saja mereka menikmati kesuksesan mereka di stadion ini. Kami memiliki beberapa masalah, tetapi dengan sepenuh hati, kami mengatasi setiap rintangan."
Sedangkan Alan Shearer, pundit Amazon Prime mengatakan, "Apa yang kami saksikan malam ini adalah sesuatu yang sangat, sangat istimewa."
"Dua tim saling berhadapan dan menampilkan pertandingan sepak bola yang luar biasa. Senang sekali bisa berada di sini."
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Grand Prix Miami: Pembalap McLaren Catatkan Sejarah Baru F1
"Penghargaan besar untuk Inter; mereka sudah selesai. Entah bagaimana, mereka berhasil menemukan jalan kembali dan masuk ke final. Dan mereka layak berada di sana," katanya.
Berikut ini data dan fakta menarik duel Inter Milan vs Barcelona:
Artikel Terkait
PSSI Buka Peluang Uji Coba Timnas Indonesia Lawan Kazakhstan dan Uzbekistan, Rusia Masih Diragukan
Mentalitas Juara, Knicks Balikan Defisit Poin Menjadi Kemenangan Dramatis atas Celtics
Lautaro Martinez Menangis Selama 2 Hari, tapi Inter Dapat Menulis Sejarah