SportlinkNews - Sebagai juara bertahan, New York Knicks memperlihatkan mentalitasnya saat menghadapi salah satu tim favorit juara NBA musim ini, Boston Celtics di Gim 1 semifinal konferensi.
Knicks bermain lebih tangguh secara mental dan lebih cerdas secara taktis, dengan membalikkan defisit 20 poin menjadi kemenangan dramatis 108-105 di babak overtime.
Salah satu kunci kemenangan Knicks adalah kemampuan mereka memanfaatkan kegagalan Celtics dalam melakukan tripoin yang secara statistik menjadi rekor terburuk dalam sejarah playoff NBA.
Baca Juga: PSSI Buka Peluang Uji Coba Timnas Indonesia Lawan Kazakhstan dan Uzbekistan, Rusia Masih Diragukan
Di laga ini, Boston hanya berhasil mencetak 15 dari 60 tembakan dari garis tiga (25%), termasuk 45 tembakan meleset.
Meski Celtics tampil dominan di paruh pertama dan unggul jauh meski tanpa Kristaps Porziņģis yang absen di babak kedua karena sakit, ketergantungan mereka pada perimeter shots tanpa alternatif yang solid di paint area menjadi bumerang.
Knicks pun memanfaatkan momentum tersebut, terutama di kuarter ketiga dan keempat. Di mana Jalen Brunson dan OG Anunoby tampil eksplosif.
Baca Juga: Garuda Academy, Komitmen PSSI Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan
Brunson dan Anunoby menggabungkan 39 poin dalam 23 menit terakhir, membantu Knicks membalikkan situasi dari tertinggal menjadi unggul.
Kerja sama Mikal Bridges dan Karl-Anthony Towns di babak overtime di area paint membuat pertahanan Knicks super kuat.
Menahan laju Celtics yang kesulitan untuk masuk ke dalam setelah frustrasi dengan tembakan jarak jauh mereka.
"Kami hanya saling mengingatkan untuk tetap percaya, tetap bersatu dan terus berjuang. Kami tahu tidak ada 'tembakan 20 poin', semua dimulai dari satu penguasaan bola demi satu penguasaan bola," ujar Brunson usai laga.
Baca Juga: PSSI Undang Lebanon, Kuwait, Hingga Malaysia untuk Laga Uji Coba Tim Nasional Indonesia
Di laga ini, Brunson dan Anunoby sama-sama menyumbangkan poin terbanyak bagi Knicks dengan masing-masing 29 poin.
Di belakangnya ada Josh Hart dan Karl-Anthony Towns yang juga sama-sama menghasilkan double double.
Dari kubu Celtics, Jayson Tatum dan Jaylen Brown sama-sama mengoleksi 23 poin, namun Tatum unggul dalam rebound dengan 16 kali.
Kemenangan ini menjadi pukulan telak bagi Celtics yang dianggap favorit untuk melaju ke Final. Gim 2 akan berlangsung Rabu malam, membuat tekanan kini sepenuhnya berada di pundak Boston.
Artikel Terkait
Kolektivitas, Kunci Kemenangan Cleveland Cavaliers atas Miami Heat di Gim 2 Playoff NBA 2025
Kepala Berdarah, Kristaps Porzingis Tunjukkan Mental Baja di Gim 2 Playoff NBA 2026
Playoff NBA 2025: Pistons Gagal Manfaatkan Momentum, Knicks Curi Kemenangan Dramatis di Detroit
Lumat Heat, Cavaliers Lolos Semifinal Wilayah NBA 2025
Lakers Dipaksa Akhiri Musim NBA 2025 Lebih Awal, Kandas di Tangan Timberwolves di Gim 5 Playoff