Ia menilai rasa kecewa yang begitu dalam meski sang pemain telah mencetak lebih dari 900 gol, merupakan bukti mentalitas dan profesionalisme Ronaldo.
Baca Juga: Tanpa Ronaldo Al-Nassr Menggila, Al-Akhdoud Dibantai 9-0
“Luar biasa melihat dia tetap kecewa terhadap dirinya sendiri di usia 40."
"Itu menunjukkan betapa seriusnya dia menjalani kariernya."
"Semua pesepak bola bisa belajar dari sosok seperti dia,” ungkapnya.
Baca Juga: The Beard Menggunakan Julukan UNO untuk Adidas Harden Vol. 9
Van Wermeskerken sendiri sempat membela NEC di Liga Belanda dan bermain bersama Calvin Verdonk pada 2023.
Ia memutuskan pindah ke Kawasaki pada Januari 2024 dan langsung mencicipi gelar Piala Super Jepang.
Sayangnya, langkah Kawasaki terhenti di final Liga Champions Asia setelah dikalahkan Al Ahli 0-2 pada 3 Mei lalu.
Artikel Terkait
Pelatih Liverpool Arne Slot Terbang Ke Ibiza Hanya untuk Berpesta
Carlo Ancelotti ke Brasil, Dampak, Warisan, dan Peluang Sukses
Dua Skenario Taktik Xabi Alonso di Real Madrid, Pemain Ini Jadi Korban Pertama
Tanggapan Pelatih Di Francesco Usai Venezia Kejutkan Fiorentina
Perebutan Posisi 4 Teratas Serie A: Mengulik Peluang Juventus, Lazio, Roma, Bologna, Milan, dan Fiorentina