SportlinkNews - Jelang partai puncak Liga Champions 2025, gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Vitinha, mengungkap rahasia di balik taktik pelatih Luis Enrique yang dinilai menyulitkan lawan.
Pernyataan ini menjadi bagian dari perang psikologis jelang laga final melawan Inter Milan yang akan digelar di Muenchen pada 31 Mei mendatang.
Keberhasilan PSG menembus final musim ini terbilang mengejutkan.
Baca Juga: Beredar 11 Pemain China Vs Indonesia: 5 Posisi Diganti, 2 Pemain Naturalisasi Plus 3 Bintang Baru
Dalam fase liga kompetisi, Les Parisiens hanya mampu finis di peringkat ke-15.
Sementara Inter Milan tampil konsisten dan berhasil mengamankan posisi keempat.
Kondisi PSG sempat mengkhawatirkan ketika mereka nyaris gagal melaju ke babak knock-out.
Baca Juga: Piala Dunia Antarklub Tawarkan MLS dalam Perebutan Luka Modric
Pada matchday keempat hingga keenam, tim asal Paris ini hanya berada di posisi ke-25 dalam klasemen keseluruhan.
Namun, performa PSG melonjak drastis di fase gugur.
Anak asuh Luis Enrique secara beruntun menyingkirkan empat wakil Inggris, yakni Manchester City, Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal.
Deretan kemenangan itu membawa mereka secara dramatis ke partai final.
Menjelang duel melawan Inter Milan, PSG tampaknya ingin mengambil kendali secara psikologis.
Artikel Terkait
Newcastle United Rilis Jersey Kandang 2025-2026 dengan Sentuhan Tradisi dan Inovasi
MotoGP Inggris: Alex Marquez Kuasai Sprint Race, Fabio Quartararo Tidak Berdaya
Makan Ala Atlet yang Bisa Ditiru: Makanlah dengan Cerdas, Bukan Hanya kenyang.
Protes Keras, Suporter Milan Tuntut Seluruh Direksi Mundur
Prediksi Venezia Vs Juventus: Laga Penentuan Nasib Tanpa Kapten Jay Idzes