Ia juga menyebutkan bahwa kunci keberhasilan PSG musim ini adalah pemahaman kolektif antara lini serang, tengah, dan belakang.
Para penyerang tidak hanya dituntut mencetak gol, tetapi juga berperan aktif dalam pertahanan.
Baca Juga: Empat Petinju Indonesia Siap Naik Ring di Thailand Open International Boxing Tournament
"Jika ada pemain yang tidak turun membantu pertahanan, pemain lain akan langsung mengambil alih posisinya. Semua saling melengkapi," tutup Vitinha.
Dengan pendekatan taktik seperti ini, PSG tampak percaya diri menatap final melawan Inter Milan.
Strategi dinamis yang diterapkan Enrique menjadi senjata utama untuk mengatasi lawan yang secara konsistensi tampil lebih baik sepanjang musim.
Artikel Terkait
Newcastle United Rilis Jersey Kandang 2025-2026 dengan Sentuhan Tradisi dan Inovasi
MotoGP Inggris: Alex Marquez Kuasai Sprint Race, Fabio Quartararo Tidak Berdaya
Makan Ala Atlet yang Bisa Ditiru: Makanlah dengan Cerdas, Bukan Hanya kenyang.
Protes Keras, Suporter Milan Tuntut Seluruh Direksi Mundur
Prediksi Venezia Vs Juventus: Laga Penentuan Nasib Tanpa Kapten Jay Idzes