"Kenapa tidak (melatih di Amerika Selatan)? Banyak kisah besar dalam dunia sepak bola datang dari sana. Para pemain hebat pun berasal dari kawasan itu," ungkapnya.
Baca Juga: Apa Saja Kemajuan Terbaru dalam Teknologi GPS untuk Melacak Olahraga Lapangan?
Lebih lanjut, Guardiola mengaku terkesan dengan salah satu tim ikonik asal Amerika Selatan, Boca Juniors—klub yang pernah diperkuat oleh legenda Argentina, Diego Maradona.
Ia mengagumi semangat bertanding dan cara tim tersebut menjaga pertahanan.
“Saya terkesan dengan Boca Juniors, terutama bagaimana mereka bertahan."
Baca Juga: Tak Mau Kalah dengan Mantan Pemain Real Madrid, Gareth Bale Ingin Caplok Klub Liga Inggris
"Setiap gol yang mereka ciptakan terasa seperti momen besar yang luar biasa,” tuturnya.
Menurut Guardiola, gaya bermain klub-klub Amerika Selatan sangat berbeda dan penuh semangat, hal yang menurutnya menjadi kekuatan tersendiri.
Meski masih memiliki kontrak bersama Manchester City hingga 2027, pernyataan Guardiola soal peluang melatih di Amerika Selatan membuka kemungkinan baru dalam perjalanan kariernya.
Baca Juga: Prediksi Real Madrid vs Pachuca: Berburu Kemenangan Pertama
Kontrak tersebut ditandatangani pada November 2024, memperpanjang masa baktinya di Etihad Stadium menjadi total 11 tahun.
Jika benar-benar memutuskan hijrah ke Amerika Selatan, Guardiola akan mengikuti jejak pelatih kelas dunia lainnya seperti Carlo Ancelotti.
Eks juru taktik Real Madrid tersebut baru-baru ini resmi melatih Timnas Brasil, memperkuat tren pelatih Eropa yang tertarik dengan tantangan di kawasan tersebut.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Naturalisasi 4 Bintang Baru, Bikin Timnas Vietnam Kesulitan di Grup Maut
KONI Banten Gelar Senam Zumba Bersama Warga dan Staf dalam Rangka Jumat Sehat
IBL 2025 Masuki Babak Playoff: Big Match Tersaji, Rivalitas Membara
Pastikan Kesiapan Si Jalak Harupat, KDM Sambut Ketua OC Piala Presiden 2025
Hasil Piala Dunia Antarklub 2025: Fluminense Comeback dan Singkirkan Ulsan, Perebutan Tiket 16 Besar Semakin Panas