SportlinkNews - Untuk pertama kalinya sejak 1989, Olympique Lyonnais resmi terdegradasi ke Ligue 2 setelah otoritas keuangan sepak bola Prancis, Direction Nationale du Contrôle de Gestion (DNCG), menolak banding mereka terkait kekurangan finansial yang belum terselesaikan.
Kepastian ini diumumkan pada 24 Juni 2025, menyusul hasil sidang yang mempertemukan pihak DNCG dengan pemilik klub John Textor dan direktur sepak bola Michael Gerlinger.
Keduanya berusaha meyakinkan regulator bahwa kondisi keuangan klub telah membaik sejak keputusan awal pada November 2024 lalu.
Baca Juga: Lawan Juventus di Piala Dunia Antarklub, Pep Guardiola Akui Cuaca Jadi Ancaman Serius Bagi Timnya
Pada waktu itu, DNCG sempat mengeluarkan keputusan awal untuk menjatuhkan sanksi degradasi kepada Lyon karena akumulasi utang yang mencapai €425 juta.
Selain itu, klub juga dilarang merekrut pemain baru pada bursa transfer Januari 2025.
Meski dalam laporan terbarunya Lyon mengklaim telah memangkas utang menjadi €175 juta, DNCG menilai upaya tersebut belum cukup untuk membatalkan sanksi.
Baca Juga: Disingkirkan Fluminense, Pemain Mamelodi Sundowns Malah Menari di Lapangan
Langkah pemangkasan utang di antaranya dilakukan dengan menjual pemain seperti Rayan Cherki dan Maxence Caqueret, serta melepas striker Alexandre Lacazette demi memangkas beban gaji.
Namun, seperti diberitakan L'Équipe, penjualan Cherki ke Manchester City senilai €42,5 juta diperkirakan terlambat masuk dalam laporan keuangan yang diajukan Lyon ke DNCG.
Dengan utang masih berada di angka €175 juta saat tenggat pelaporan, regulator mengacu pada Pasal 11 untuk mengambil langkah tegas: menjatuhkan degradasi ke divisi dua.
Baca Juga: Empat Klub Brasil Melawan Kuatnya Dominasi Klub Eropa di Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
Mendapat kabar tersebut, pihak klub langsung merespons dengan menyebut keputusan tersebut “tidak masuk akal” dan menyatakan akan mengajukan banding secepatnya.
Dalam pernyataannya, manajemen Lyon mengklaim telah memenuhi semua persyaratan DNCG, bahkan menyebutkan adanya suntikan modal yang melebihi jumlah yang diminta.
Artikel Terkait
Seleksi Timnas Indonesia U17 Gelombang Kedua: Ini Daftar 34 Pemain Muda yang Dipanggil
Dortmund dan Fluminense Lengkapi 12 Tim di 16 Besar, Svensson: Kami Semakin Percaya Diri
Sarri Frustrasi dengan Kurangnya Kejelasan Transfer Lazio
Timnas Putri Siapkan Skuad Campuran Hadapi Ketatnya Grup D Kualifikasi Piala Asia 2026
Flagg ke Dallas, Harper ke Spurs: Dua Bintang Muda Siap Warnai Persaingan Wilayah Barat NBA 2026