SportlinkNews - Fenomena naturalisasi pemain tengah menjadi sorotan di Asia Tenggara, termasuk di Vietnam, usai kekalahan telak dari Malaysia dalam Kualifikasi Piala Asia 2027.
Kecenderungan negara-negara tetangga memperkuat skuad lewat pemain naturalisasi mulai menimbulkan kekhawatiran, khususnya setelah Timnas Vietnam dibekuk Malaysia dengan skor 0-4.
Kekalahan tersebut menjadi tamparan keras bagi publik sepak bola Vietnam.
Baca Juga: Erick Thohir Sidak TC Timnas U-23 Indonesia, Ingatkan Target Juara ASEAN Cup 2025
Pasalnya, Malaysia menurunkan sembilan pemain naturalisasi dalam susunan starter, menggambarkan perubahan signifikan dalam strategi tim Harimau Malaya.
Di sisi lain, Vietnam tampak belum mampu mengimbangi tren tersebut secara masif.
Kapten Timnas Vietnam, Do Duy Manh, secara terbuka menyatakan keresahannya terhadap tren naturalisasi di kawasan.
Baca Juga: Jay Idzes Jadi Incaran Klub Eropa, Aston Villa hingga Inter Milan Berminat
Ia mengibaratkan tim nasional Vietnam sebagai tim yang “miskin” karena tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk melakukan naturalisasi dalam jumlah besar.
Bukan karena menolak, melainkan karena terbatasnya dana.
Menurut laporan dari Soha.vn, Vietnam sebenarnya membuka opsi untuk menaturalisasi pemain keturunan.
Baca Juga: Vietnam Permudah Naturalisasi Pemain Diaspora, Erick Thohir: Indonesia Harus Waspada
Namun, untuk mendatangkan dan menaturalisasi pemain asing murni, prosesnya jauh lebih kompleks dan membutuhkan biaya besar.
Dalam praktiknya, klub harus rela mengeluarkan dana tidak sedikit untuk mendatangkan, menahan, dan memfasilitasi pemain asing agar bersedia tinggal lama di Vietnam.
Artikel Terkait
Tiket Piala Presiden 2025 Resmi Dijual, Harga Terjangkau Rp50 Ribu
Pelatih Malaysia Pusing Hadapi Masalah Pemain Naturalisasi Jelang CAFA Nations 2025
Real Madrid Tumbangkan Salzburg, Bertemu Juventus di Babak 16 Besar Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
Jegal Pachuca, Al Hilal Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia Antarklub Bersiap Hadapi Manchester City
Klasemen Akhir Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, Klub Eropa Mendominasi Juara Grup