Contoh nyata dari situasi ini adalah proses naturalisasi pemain asal Brasil, Rafaelson, yang kini dikenal sebagai Nguyen Xuan Son.
Baca Juga: Real Madrid Lolos ke Fase Gugur, Vinicius Jr: Kami akan Membawa Trofi Itu Kembali ke Madrid
Ia menjadi salah satu pemain asing yang sukses dinaturalisasi dan membela Timnas Vietnam.
Untuk bisa meyakinkan Xuan Son agar bersedia bermain dalam jangka panjang di Vietnam dan akhirnya menerima status kewarganegaraan, klubnya Nam Dinh FC, yang dimiliki Xuan Thien Group, harus menggelontorkan dana besar.
Mulai dari gaji miliaran rupiah per bulan, penyediaan apartemen mewah bernilai jutaan dolar AS, hingga jaminan perawatan cedera dan berbagai fasilitas lainnya.
Baca Juga: Dari PBSI hingga Wali Kota Depok Apresiasi FISIP UI Open 2025 Badminton Championship
Meski dikenal rendah hati dan mudah bergaul, kemapanan finansial menjadi faktor penting yang membuat Xuan Son betah di Vietnam.
Dukungan penuh dari klub juga diyakini turut mendorong kesediaannya membela tim nasional.
Situasi ini memperlihatkan bahwa naturalisasi di Vietnam, terutama terhadap pemain asing non-keturunan, bukanlah perkara mudah.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Sepanjang Babak Penyisihan Grup Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
Selain aspek teknis dan regulasi, faktor finansial menjadi penentu utama.
Kebijakan seperti ini sekaligus menggarisbawahi tantangan Vietnam untuk bersaing dengan negara-negara Asia Tenggara lain yang lebih agresif dan siap secara anggaran dalam strategi naturalisasi pemain.
Artikel Terkait
Tiket Piala Presiden 2025 Resmi Dijual, Harga Terjangkau Rp50 Ribu
Pelatih Malaysia Pusing Hadapi Masalah Pemain Naturalisasi Jelang CAFA Nations 2025
Real Madrid Tumbangkan Salzburg, Bertemu Juventus di Babak 16 Besar Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
Jegal Pachuca, Al Hilal Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia Antarklub Bersiap Hadapi Manchester City
Klasemen Akhir Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, Klub Eropa Mendominasi Juara Grup