Timnas Malaysia Tak Lagi Diremehkan, Iran Dianggap Waspada Hadapi Harimau Malaya

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Selasa, 8 Juli 2025 | 20:53 WIB
Pengamat Malaysia Richard Scully menilai Harimau Malaya tak lagi bisa diremehkan, termasuk oleh Iran di Piala CAFA 2025 mendatang. (FAM.ORG.MY)
Pengamat Malaysia Richard Scully menilai Harimau Malaya tak lagi bisa diremehkan, termasuk oleh Iran di Piala CAFA 2025 mendatang. (FAM.ORG.MY)

SportlinkNews - Pengamat sepak bola asal Malaysia, Datuk Richard Scully, menyebut bahwa kekuatan tim nasional Malaysia kini mulai diperhitungkan di kawasan Asia.

Ia menilai skuad Harimau Malaya tidak lagi dianggap sebagai tim lemah, bahkan menjelang pertemuan melawan tim kuat Asia seperti Iran di ajang Piala CAFA 2025.

Timnas Malaysia tergabung di Grup B bersama Iran, Tajikistan selaku tuan rumah, dan Afghanistan.

Baca Juga: Arema FC Kenalkan Jersey Terbaru Menyambut Kompetisi Super League 2025/26

Iran menjadi lawan paling tangguh yang akan dihadapi Malaysia dalam fase penyisihan grup, mengingat negara itu kini menempati peringkat 18 dunia dan telah menjadi peserta tetap di Piala Dunia.

Meski begitu, Richard Scully yakin bahwa Malaysia memiliki kapasitas untuk tampil kompetitif.

Ia menyebut skuad Harimau Malaya kini telah mengalami transformasi signifikan yang patut diwaspadai oleh negara manapun, termasuk Iran.

Baca Juga: Semen Padang FC Jalani Uji Coba ke Malaysia Demi Mengasah Kekuatan Menjelang Super League 2025/26

“Malaysia yang sekarang bukan lagi Malaysia yang dulu."

"Setiap tim kini mulai lebih berhati-hati saat bertemu kami,” kata Scully, dikutip dari kantor berita Bernama.

Lebih lanjut, ia menyebut pertandingan melawan Iran akan berlangsung ketat dan kemungkinan besar tidak akan menghasilkan skor besar dari kedua pihak.

Baca Juga: Chelsea Diuntungkan Jika ke Final, Dua Pemain PSG dan Real Madrid Dilarang Tampil

Ia menegaskan, meskipun Iran lebih diunggulkan berdasarkan peringkat FIFA, pertandingan sesungguhnya tidak bisa ditebak hanya dari angka.

“Peringkat hanyalah angka di atas kertas. Ketika peluit awal dibunyikan, semuanya bisa berubah."

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: Bernama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X