"Yang penting bagaimana tim bermain di lapangan,” ujar Scully.
Baca Juga: PT LIB Buka Peluang Suporter Tandang, Ini Pertandingan yang Dikecualikan
Ia juga mengingatkan bahwa Malaysia harus tetap fokus dan tidak terbebani dengan tekanan menghadapi lawan besar.
Menurutnya, kemenangan tentu menjadi bonus yang menyenangkan, namun kekalahan bukanlah sebuah bencana.
Justru, dari kekalahan itulah tim bisa mengevaluasi dan memperbaiki kekurangan jelang pertandingan penting lainnya.
Baca Juga: Satu Grup dengan Timnas Indonesia, Malaysia Tingkatkan Mata-mata, Siap Halangi Jalan Tim Vietnam
Malaysia dijadwalkan mengawali perjalanan mereka di Piala CAFA 2025 dengan menghadapi tuan rumah Tajikistan pada 29 Agustus.
Tiga hari kemudian, mereka akan berhadapan dengan Iran, sebelum menutup fase grup melawan Afghanistan pada 4 September.
Seluruh laga akan digelar di Dushanbe, Tajikistan.
Baca Juga: Jordi Amat Antusias Duet dengan Rizky Ridho di Persija Jakarta
Usai turnamen tersebut, skuad Harimau Malaya akan kembali melanjutkan perjuangan mereka di ajang Kualifikasi Piala Asia 2027.
Malaysia masih menyisakan beberapa laga penting di Grup F, yakni menghadapi Laos dalam dua leg pada 9 Oktober di Vientiane dan 14 Oktober di Kuala Lumpur, lalu bertemu Nepal pada 18 November di Kathmandu, dan terakhir melawan Vietnam pada Maret tahun depan.
Artikel Terkait
Tegas! Pelatih Fluminense FC Renato Gaucho: Orang-orang Harus Menghormati Sepak Bola Brasil
Hasil Piala Presiden 2025: Arema FC Tahan Imbang Indonesia All Star
Persija Punya Dua Pilar Timnas di Lini Belakang, Mauricio Souza Beri Respons
Elkan Baggott Terancam Dipinjamkan Lagi, Masa Depan di Ipswich Town Masih Abu-abu
Komitmen dan Perjuangan Bambang Susanto, Legenda Pacific Caesar Surabaya yang Terus Menyala