Kisah Cinta Chelsea dengan Pelatih Italia: Dari Gianluca Vialli Hingga Enzo Maresca

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Rabu, 16 Juli 2025 | 14:41 WIB
Enzo Maresca melengkapi kisah cinta pelatih Italia dan Chelsea dengan trofi Piala Dunia Antarklub (FIFA)
Enzo Maresca melengkapi kisah cinta pelatih Italia dan Chelsea dengan trofi Piala Dunia Antarklub (FIFA)

Giliran Carlo Ancelotti untuk menduduki kursi panas lima tahun kemudian, pada tahun 2009. Di musim pertamanya, Ancelotti memenangkan gelar ganda Liga Primer dan Piala FA.

Meskipun ia tidak mampu mempertahankan kesuksesan tersebut pada tahun berikutnya, dampaknya masih dikenang dengan penuh kasih oleh basis penggemar.

Mantan gelandang Chelsea, Roberto Di Matteo, kemudian tiba pada Maret 2012 untuk menggantikan Andrée Villas-Boas dan mencoba menyelamatkan musim yang tampaknya goyah.

Baca Juga: Napoli Luncurkan Training Kit Hasil Kolaborasi dengan Coca Cola

Hanya dalam dua bulan, pelatih asal Italia itu secara luar biasa membawa The Blues meraih Piala FA.

Roberto Di Matteo juga yang membawa trofi paling bergengsi dalam sejarah klub hingga saat itu, gelar Liga Champions UEFA pertama (Thomas Tuchel kemudian mempersembahkan gelar kedua pada tahun 2021).

Antonio Conte dan Maurizio Sarri: Cinta Kilat

Baca Juga: PSG Meremehkan Chelsea, Cole Palmer: Semua Orang Meragukan Kami Tapi Kami Memiliki Rencana yang Bagus

Pada bulan Juli 2016, Antonio Conte baru saja menyelesaikan turnamen bergengsi bersama Azzurri di UEFA Euro 2016 ketika ia memulai masa jabatannya di Chelsea.

Mantan pelatih Juventus itu menerapkan formasi 3-4-3 baru yang berani dan langsung membuahkan hasil.

Di musim debutnya, Conte mengubah tim yang sempat terpuruk di posisi kesepuluh pada musim 2015/16 menjadi juara Liga Primer yang tangguh setelah mencatatkan 30 kemenangan dalam 38 pertandingan.

Baca Juga: AC Milan dan BMW Lanjutkan Kemitraan yang Terjalin Sejak 2021

Meskipun ia menambahkan Piala FA ke dalam daftar prestasinya pada musim berikutnya, Conte meninggalkan klub dengan keyakinan kuat bahwa jauh lebih banyak yang bisa diraih jika ada keselarasan yang lebih baik di balik layar.

Maurizio Sarri dipercaya menggantikan rekan senegaranya itu, setelah masa bakti yang menjanjikan namun mengecewakan bersama Napoli, di mana Sarri mengalami perpisahan yang sangat menyakitkan.

Juru taktik asal Tuscan itu hanya bertahan di posisi panas selama satu musim, di mana Chelsea dinobatkan sebagai juara Liga Europa UEFA setelah mengalahkan rival sekotanya, Arsenal, dalam final antar klub London pada Mei 2019.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: FIFA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X