SportlinkNews - Bukti kuat tentang skandal timnas Malaysia terkuak. Beranda FIFA telah mengunggah berkas lengkap tentang kasus tim Malaysia yang menggunakan 7 pemain naturalisasi ilegal.
Dalam dokumen ini, FIFA menunjukkan ketidaksesuaian dalam berkas 7 pemain: Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
Peraturan FIFA tentang naturalisasi berdasarkan tempat lahir menyatakan bahwa seorang pemain dapat dinaturalisasi dan bermain untuk suatu tim jika memenuhi salah satu dari tiga syarat:
Baca Juga: Pelatih Malaysia: Lupakan 7 Pemain Bodong Naturalisasi, Sekarang Berusaha Mengalahkan Laos
- Pemain lahir di wilayah Asosiasi Sepak Bola Nasional yang bersangkutan;
- Ayah atau ibu kandung pemain lahir di wilayah Asosiasi Sepak Bola Nasional yang bersangkutan;
- Kakek dari pihak ayah, nenek dari pihak ayah, atau kakek dari pihak ibu, atau nenek dari pihak ibu yang lahir di wilayah Asosiasi Sepak Bola Nasional yang bersangkutan.
Dalam ketujuh kasus pemain di atas, Federasi Sepak Bola Malaysia menggunakan syarat: "Kakek dari pihak ayah, nenek dari pihak ayah, atau kakek dari pihak ibu, atau nenek dari pihak ibu pemain lahir di wilayah asosiasi sepak bola nasional yang bersangkutan" untuk melakukan naturalisasi.
Baca Juga: 260 Wartawan se-Kaltim Bersiap Menuju Bontang untuk Pupuk Kaltim Porwarda III
Namun, setelah penyelidikan, FIFA menetapkan bahwa tempat lahir kakek-nenek para pemain telah dipalsukan. Rinciannya ditunjukkan dengan jelas dalam tabel berikut.
FIFA juga mengonfirmasi bahwa ketujuh pemain dalam kasus ini tidak lahir di Malaysia dan tidak tinggal di Malaysia setidaknya selama 5 tahun.
Oleh karena itu, mereka tidak memenuhi syarat untuk bermain untuk tim Malaysia.
Kesimpulan FIFA
FIFA menyatakan Asosiasi Sepak Bola Malaysia bertanggung jawab atas pemalsuan catatan: “Komite FIFA menemukan bahwa pernyataan Direktur Jenderal Departemen Registrasi Nasional (NRD) Malaysia sangat penting.
Artikel Terkait
Skandal Pemain Bodong, Komentator Vietnam Prediksi Timnas Malaysia Bisa Diganjar Sanksi Lebih Berat
Sumardji Minta Dukungan Tulus: Timnas Butuh Energi Positif Lawan Arab Saudi!
MotoGP Mandalika Catat Lonjakan Penonton 15,7 Persen, Bukti Antusiasme Dunia pada Indonesia
Peringatan untuk Italia vs Israel: Lebih Banyak Orang di Luar Stadion Ketimbang di Dalam
Kegagalan Pulisic Menegaskan AC Milan Buruk dalam Eksekusi Penalti