TMJ Akui Sulit Lepas dari Hukuman FIFA atas Kasus Pemain Naturalisasi Malaysia

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Sabtu, 25 Oktober 2025 | 19:45 WIB
TMJ akui sulit lepas dari hukuman FIFA atas kasus pemain naturalisasi Malaysia dan siap perjuangkan mereka.
TMJ akui sulit lepas dari hukuman FIFA atas kasus pemain naturalisasi Malaysia dan siap perjuangkan mereka.

SportlinkNews - Bos Johor Darul Ta'zim (JDT), Tunku Ismail Sultan Ibrahim atau yang akrab disapa TMJ (Tunku Mahkota Johor), mengakui bahwa Malaysia akan sulit terhindar dari hukuman yang dijatuhkan FIFA.

Badan sepak bola dunia itu sebelumnya menjatuhkan sanksi tegas kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan sejumlah pemain naturalisasi setelah ditemukan adanya pemalsuan dokumen kewarganegaraan.

Kasus ini mencuat setelah FIFA menemukan tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang telah tercatat tampil membela tim nasional Harimau Malaya, padahal status kewarganegaraan mereka belum sah sepenuhnya.

Baca Juga: Erick Thohir Beberkan Dua Target Besar untuk Pelatih Baru Timnas Indonesia

Akibatnya, FIFA menjatuhkan hukuman larangan bermain selama 12 bulan kepada para pemain tersebut, sementara FAM juga dikenai denda administratif.

Dalam sebuah konferensi pers yang dikutip dari Stadium Astro, TMJ menyampaikan pandangannya terkait situasi ini.

Ia menilai, keputusan FIFA hampir mustahil untuk diubah, meski Malaysia nantinya mengajukan banding.

Baca Juga: Dari Go Ahead Eagles ke Timnas Indonesia, Begini Transformasi Jay Idzes

“Saya rasa FIFA tidak akan mengubah keputusannya hanya karena hukumannya dikurangi."

"Berapa lama prosesnya, kami pun belum tahu,” ujar Tunku Ismail Sultan Ibrahim.

Menurutnya, FAM akan tetap berupaya memberikan perlawanan atas sanksi tersebut.

Baca Juga: Kebangkitan DKI Jakarta! Geser Jawa Barat di Dua Hari Terakhir PON Bela Diri 2025

Federasi berencana menunjuk pengacara luar negeri untuk menangani sengketa hukum ini dengan FIFA.

TMJ juga menegaskan bahwa para pemain naturalisasi yang terkena hukuman tidak terlibat langsung dalam kasus pemalsuan dokumen itu.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: Stadium Astro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X