SportlinkNews - Bos Johor Darul Ta'zim (JDT), Tunku Ismail Sultan Ibrahim atau yang akrab disapa TMJ (Tunku Mahkota Johor), mengakui bahwa Malaysia akan sulit terhindar dari hukuman yang dijatuhkan FIFA.
Badan sepak bola dunia itu sebelumnya menjatuhkan sanksi tegas kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan sejumlah pemain naturalisasi setelah ditemukan adanya pemalsuan dokumen kewarganegaraan.
Kasus ini mencuat setelah FIFA menemukan tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang telah tercatat tampil membela tim nasional Harimau Malaya, padahal status kewarganegaraan mereka belum sah sepenuhnya.
Baca Juga: Erick Thohir Beberkan Dua Target Besar untuk Pelatih Baru Timnas Indonesia
Akibatnya, FIFA menjatuhkan hukuman larangan bermain selama 12 bulan kepada para pemain tersebut, sementara FAM juga dikenai denda administratif.
Dalam sebuah konferensi pers yang dikutip dari Stadium Astro, TMJ menyampaikan pandangannya terkait situasi ini.
Ia menilai, keputusan FIFA hampir mustahil untuk diubah, meski Malaysia nantinya mengajukan banding.
Baca Juga: Dari Go Ahead Eagles ke Timnas Indonesia, Begini Transformasi Jay Idzes
“Saya rasa FIFA tidak akan mengubah keputusannya hanya karena hukumannya dikurangi."
"Berapa lama prosesnya, kami pun belum tahu,” ujar Tunku Ismail Sultan Ibrahim.
Menurutnya, FAM akan tetap berupaya memberikan perlawanan atas sanksi tersebut.
Baca Juga: Kebangkitan DKI Jakarta! Geser Jawa Barat di Dua Hari Terakhir PON Bela Diri 2025
Federasi berencana menunjuk pengacara luar negeri untuk menangani sengketa hukum ini dengan FIFA.
TMJ juga menegaskan bahwa para pemain naturalisasi yang terkena hukuman tidak terlibat langsung dalam kasus pemalsuan dokumen itu.
Artikel Terkait
Jelang El Clasico Real Madrid vs Barcelona, Jude Bellingham: Ini Salah Satu Pertandingan Terbesar di Dunia
Ratusan Petinju Muda Adu Skill di Kejurnas Sulteng 2025
MotoGP Malaysia: Bagnaia Menangkan Sprint Race, Gresini Racing Raih Double Podium di Sepang
Indra Sjafri Jadikan FIFA Matchday November Sebagai Simulasi Strategis Menuju SEA Games 2025
Melaju ke Semifinal, Fajar/Fikri Harapan Terakhir Indonesia di French Open 2025