Meski Disanksi FIFA, Malaysia Tak Hentikan Proyek Pemain Naturalisasi

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Senin, 27 Oktober 2025 | 20:15 WIB
Meski dijatuhi sanksi FIFA, Malaysia tetap melanjutkan program naturalisasi dan menyiapkan 27 pemain baru. (X.COM/MALAYSIANT)
Meski dijatuhi sanksi FIFA, Malaysia tetap melanjutkan program naturalisasi dan menyiapkan 27 pemain baru. (X.COM/MALAYSIANT)

“Jika ada pemain luar negeri yang tampil lebih baik di level tinggi, kami akan tetap menggunakan mereka demi kebaikan tim nasional.”

Langkah tersebut diambil di tengah badai sanksi yang sedang menimpa FAM.

Baca Juga: Waspada! Timnas U-17 Indonesia Berpotensi Diuji “Titisan Neymar” di Piala Dunia U-17 2025

Pada 6 Oktober 2025, FIFA secara resmi menjatuhkan hukuman kepada FAM serta tujuh pemain naturalisasi Malaysia karena pelanggaran Pasal 22 Kode Disiplin FIFA terkait pemalsuan dokumen.

Ketujuh pemain yang terlibat adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Akibat pelanggaran tersebut, FAM dijatuhi denda sebesar 350.000 franc Swiss atau sekitar Rp7,3 miliar, sementara masing-masing pemain dikenai denda 2.000 franc Swiss (sekitar Rp41,7 juta) dan larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan.

Baca Juga: Indonesia Borong Empat Gelar di Indonesia Masters II 2025, PBSI Puji Pembinaan Atlet

FAM kini tengah mengajukan banding resmi ke FIFA, dengan harapan hukuman tersebut dapat dikurangi atau dibatalkan.

Namun, jika banding itu gagal, Malaysia berisiko dijatuhi larangan tampil di kompetisi internasional untuk sementara waktu.

Keputusan final terkait banding ini dikabarkan akan diumumkan pada akhir bulan Oktober 2025.

Baca Juga: Angkat Besi Persembahkan Emas Kedua, Muhamad Rijal Abdilah: Berikutnya Olimpiade

Dalam kesempatan yang sama, Tunku Ismail menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik untuk kembali memimpin FAM.

“Saya tidak tertarik kembali ke FAM,” ujarnya tegas.

Ia menjelaskan, masa jabatannya sebagai presiden pada periode 2017–2018 telah menguras waktu dan energi, sementara saat ini ia tidak memiliki cukup waktu untuk kembali mengelola organisasi tersebut.

Baca Juga: Lando Norris Memimpin Perebutan Gelar Juara dengan Kemenangan Meyakinkan di F1 Mexico City GP

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: Dantri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inggris 6 Prancis 4: Pertandingan Paling Gila

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:33 WIB

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB
X