Hannah Yeoh mengatakan Kementerian Pemuda dan Olahraga bertujuan untuk mencapai keseimbangan antara mematuhi peraturan FIFA dan memastikan transparansi dan akuntabilitas di negara ini.
“Tujuan kami adalah memastikan FAM memperkuat kapasitas tata kelolanya dan memulihkan kepercayaan publik terhadap integritas dan kredibilitas sepak bola Malaysia,” pungkas Hannah Yeoh.
Komite investigasi dibentuk oleh Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tetapi tidak memiliki anggota dari badan tersebut.
Baca Juga: Brasil Trengginas, Hancurkan Honduras 7–0 di Laga Pembuka Grup H Piala Dunia U-17 2025
Hal ini bertujuan untuk memastikan proses investigasi dilakukan secara adil, transparan, dan profesional. FAM menunjuk mantan Ketua Mahkamah Agung Tun MD Raus Sharif sebagai ketua komite.
Anggota lainnya adalah mantan hakim Kamaludin Md Said, mantan Direktur Jenderal Komisi Layanan Publik Malaysia Yusof Ismail, dan pengacara senior Thavailingarum Thavarajah.
Sebelumnya, pada Senin 3 November 2025, FIFA secara resmi mengumumkan penolakan semua banding FAM dan menguatkan sanksi yang dijatuhkan.
Komite Banding FIFA memutuskan bahwa FAM melanggar Pasal 22 Peraturan Disiplin (FDC) karena memalsukan dokumen. Federasi Sepak Bola Malaysia didenda 350.000 franc Swiss (CHF).
Sementara itu, 7 pemain termasuk Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano — masing-masing didenda 2.000 CHF dan dilarang bermain selama 12 bulan.
Segera setelah itu, FAM mengumumkan akan melanjutkan banding ke CAS. Penjabat Presiden FAM, Datuk Yusoff Mahadi, mengatakan bahwa federasi menganggap ini sebagai "perjuangan besar untuk melindungi reputasi sepak bola Malaysia" dan akan menyiapkan semua dokumen dan bukti untuk diserahkan ke CAS dalam waktu 21 hari.
Artikel Terkait
FIFA Segera Bongkar Skandal Naturalisasi Malaysia, Bukti Baru Kuat Tak Terbantahkan
Rekap Hari Kedua Piala Dunia U-17 2025: Dominasi Asia-Eropa dan Kejutan Venezuela
Hasil Lengkap Liga Champions: Madrid dan PSG Tumbang
Juventus Ditahan Sporting, Spalletti Akui Lawan Jago Main di Ruang Sempit
Nova Kecewa Garuda Muda Kalah, Soroti Mental Pemain