"Kami sangat senang," kata Kalimina, yang mengagumi bintang Portugal dan Paris Saint-Germain, Nuno Mendes.
"Kami melakukan segalanya sebagai tim, dan kami senang bisa lolos ke babak berikutnya. Kami menargetkan posisi puncak grup yang sangat tinggi."
"Pertandingan melawan Brasil, kami akan menjalaninya apa adanya. Kami tidak takut pada apa pun. Kami ingin meninggalkan jejak," tegasnya.
Baca Juga: Enam Musim Bela Hangtuah Jakarta, Kini Fisyaiful Amir Berlabuh di Rans Simba Bogor
Zambia telah mencetak delapan gol dalam dua pertandingan pembuka mereka, setelah menang 3-1 atas Indonesia. Namun, Pelatih Makinka menegaskan masih ada ruang untuk perbaikan.
"Kami ingin melangkah selangkah demi selangkah. Kami mencetak tiga gol di pertandingan pertama, melawan Honduras kami mencetak lima gol, tetapi kami kecewa karena kami kebobolan dua gol yang seharusnya tidak kami biarkan."
"Kami masih perlu bekerja keras di lini pertahanan. Hasil ini bagus, dengan gol-gol yang hebat, tetapi kami perlu berbuat lebih banyak, karena kami akan menghadapi lawan yang sangat tangguh pada hari Senin."
"Pertandingan melawan Brasil akan sangat, sangat sulit. Namun, kami harus bermain melawan tim terbaik agar bisa menjadi yang terbaik. Kami menargetkan hasil yang bagus," ucap Makinka.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Pelatih Zambia U-17 Akui Lini Depan Masih Tumpul Jelang Hadapi Indonesia
Piala Dunia U-17 2025: Awal Pahit Timnas Indonesia, Takluk 1–3 dari Zambia di Laga Pembuka Grup H
Piala Dunia U17 Indonesia vs Brasil: Garuda Muda Banjir Dukungan Netizen, Jangan Takut Sama Brasil!
Kemenpora Buka Peluang Naturalisasi Atlet Diaspora untuk Perkuat Indonesia di Ajang Internasional