Kamboja Naturalisasi Bintang Uzbekistan, Siap Bersinar di Asia Tenggara?

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 24 November 2025 | 12:40 WIB
Gelandang Uzbekistan Alisher Mirzaev akan memperkuat timnas Kamboja.
Gelandang Uzbekistan Alisher Mirzaev akan memperkuat timnas Kamboja.

SportlinkNews - Tim nasional Kamboja baru saja mendapatkan tambahan pemain penting di lini tengah. Gelandang asal Uzbekistan, Alisher Mirzaev, resmi menyelesaikan proses naturalisasi setelah 6 tahun bermain di negara ini.

Menurut informasi dari Visakha FC, Mirzaev – 29 tahun – telah mendapatkan kewarganegaraan Kamboja dan memenuhi syarat untuk bermain di tim nasional.

Ia bergabung dengan Visakha pada tahun 2020 dan dengan cepat menjadi andalan di lini tengah.

Baca Juga: Tak Ada Cara Menyangkal, Malaysia Akui Menyunting Akta Kelahiran 7 Pemain Naturalisasi

Sebelumnya, Mirzaev tumbuh besar di tempat latihan Pakhtakor, salah satu klub papan atas Uzbekistan, tetapi tidak banyak mendapat kesempatan bermain di tim utama.

Kedatangan Mirzaev menambah jumlah total pemain naturalisasi di tim nasional Kamboja menjadi 8, termasuk pemain Jepang seperti Yudai Ogawa, Takaki Ose, Hikaru Mizuno dan 3 pemain Afrika: Privat Mbarga, Abdel Coulibaly, Faeez Khan.

Nama-nama ini telah membuktikan kualitasnya di Kejuaraan Nasional Kamboja dan diharapkan dapat meningkatkan kekuatan tim.

Perlu dicatat bahwa semua pemain naturalisasi Kamboja didasarkan pada status domisili dan telah bermain selama 5 tahun, bukan pemain ras campuran.

Baca Juga: Khamzat Chimaev Ungkap Kronologi Keributan dengan Ian Machado Garry di UFC Qatar

Metode ini cukup mirip dengan Vietnam yang menggunakan masa domisili untuk menaturalisasi pemain-pemain berprestasi seperti Xuan Son atau Do Hoang Hen yang baru-baru ini.

Sebaliknya, Malaysia, Filipina, dan Indonesia seringkali mengandalkan pemain yang orang tua atau kakek-neneknya adalah penduduk asli.

Indonesia mengikuti proses hukum dengan ketat, sementara Malaysia terlibat dalam skandal besar ketika 7 pemain naturalisasi dinyatakan oleh FIFA menggunakan dokumen yang tidak sah.

Baca Juga: Akun TikTok Timnas Indonesia Raih Penghargaan Sports Partner of the Year 2025

Catatan menunjukkan bahwa kakek-nenek para pemain ini tidak lahir di Malaysia sebagaimana tercantum dalam dokumen, melainkan berasal dari Eropa dan Amerika Selatan.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tekuk Kroasia, Skuad Belgia Masih Adaptasi

Rabu, 3 Juni 2026 | 16:44 WIB
X