“Kita tidak bisa terus-menerus menggunakannya sebagai alasan kegagalan,” tegasnya.
Baca Juga: Dihajar KO Ben Whittaker Ronde Pertama, Benjamin Gavazi Ambruk Butuh Bantuan Oksigen
Malaysia akan mengawali perjalanan di SEA Games 2025 dengan menghadapi Laos pada 6 Desember.
Tim asuhan Nafuzi Zain tersebut berpeluang besar kehilangan kapten Ubaidullah Shamsul Fazili dan gelandang muda Aliff Izwan Yuslan yang sama-sama berkiprah di Liga Super Malaysia.
Kendati begitu, Scully menilai bahwa absennya dua pemain itu bukanlah faktor penentu.
Baca Juga: KONI Banten Punya Anggota Baru Badan Fungsional PPKORI
“Bersama mereka, kita bisa menang. Tapi kita juga bisa kalah,” ujarnya.
Ia kembali menegaskan bahwa hasil pertandingan lebih dipengaruhi cara tim menjalankan taktik serta kemampuan menjaga fokus dalam tekanan.
Lebih jauh, Scully meminta agar Malaysia tidak memandang SEA Games sebagai kompetisi yang sekadar dijalani tanpa target jelas.
Baca Juga: Lionel Messi Pecahkan Rekor Assist Legendaris Real Madrid tapi Bukan Ronaldo
Menurutnya, aspek psikologis dan persiapan strategis merupakan komponen penting yang akan menentukan keberhasilan tim muda Malaysia.
“Nafuzi perlu jujur dan menetapkan tujuan realistis yang sejalan dengan skuad saat ini,” kata Scully.
Ia memperingatkan bahwa membahas target setelah turnamen berakhir hanya akan menciptakan alibi.
Baca Juga: Holy Masihor, Petinju Sulsel Wakili Indonesia di Kejuaraan Dunia 2025
“Jika Anda baru mengatakannya setelah turnamen selesai, itu hanya akan menjadi alasan."
Artikel Terkait
Napoli di Jalur Scudetto Begini Reaksi Conte Usai Taklukkan Roma
Man Utd Comeback Luar Biasa Melawan Crystal Palace
Moreno Bawa Semangat Baru IMI Bukan Pewaris Dinasti Pembalap
Surat Kabar Malaysia: Mimpi Harimau Malaya Muda Dihancurkan Vietnam
Kata-kata Thom Haye Cetak Gol Debut Buat Persib