Kalian terus mengatakan akan membayar saya kembali jika memenangkan medali SEA Games. Kalian memenangkan hadiah uang sebesar 1,5 juta baht, tetapi kalian belum membayar saya sepeser pun.
"Saya masih memiliki bukti transfer bank, dengan total lebih dari 500.000 baht, tetapi kalian hanya membayar saya 200.000 baht."
"Kalian benar-benar orang-orang yang hina. Kalian menghancurkan masa depan kalian sendiri. Temukan cara untuk mengembalikan uang saya sebelum Tahun Baru.”
Baca Juga: Belum Gantung Sepatu, Marc Klok Siapkan Masa Depan Lewat Program FIFA
Menurut Thairath, pada tahun 2022, Issaret menerima larangan bermain selama tiga tahun karena tindakan hooliganisme.
Belum lama ini, ia menyelesaikan masa hukumannya dan kembali ke sepak bola amatir, kemudian bergabung dengan Phichit United di divisi ketiga untuk kembali bermain di level semi-profesional.
Menurut The Thaiger, kasus penagihan utang Issaret menarik perhatian besar dari penggemar olahraga di Thailand, karena kedua individu tersebut adalah atlet terkenal di bidangnya masing-masing.
Baca Juga: Natal Pertama Bek Persib di Indonesia, Ini yang Dilakukan Julio Cesar
Netizen sangat menantikan bagaimana pemain sepak takraw nasional ini akan menyelesaikan masalah ini.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Ronaldo Borong 2 Properti di Tengah Laut Merah, Hanya Bisa Disakses dengan Pesawat Amfibi
La Liga Menyesuaikan Aturan Batas Gaji untuk Mendorong Aktivitas Transfer Lebih Lanjut
10 Transfer Januari Terbesar, Termasuk Dua Pemain Inggris yang Direkrut Manchester United
Januari 2026 Jadi Titik Balik Lazio dan Sarri
Begini Cara Bintang Sepak Bola Menikmati Momen Semangat Natal