SportlinkNews - Mantan striker Napoli, PSG, dan Manchester United, Edinson Cavani, mengumumkan pensiunnya pada usia 38 tahun, mengakhiri karier gemilangnya.
Striker legendaris Edinson Cavani secara resmi mengumumkan pensiunnya, mengakhiri karier hampir 20 tahun di level tertinggi.
Keputusan ini tidak hanya menandai akhir dari perjalanan yang cemerlang. Tapi juga menjadi perpisahan yang emosional dari salah satu striker terhebat di dunia.
Baca Juga: Roma 3-1 Genoa: De Rossi Dihancurkan di Olimpico pada Pertandingan Pertamanya
Melalui media sosial, striker Uruguay itu mengirimkan pesan terima kasih dengan kata-kata yang emosional: "Terima kasih banyak, sepak bola!".
Mantan striker Manchester United itu menegaskan bahwa sepak bola telah membentuknya sebagai pribadi, membantunya mengatasi kemunduran dan masa-masa sulit.
Cavani menghargai setiap langkah perjalanannya dan telah mewujudkan mimpi masa kecilnya.
"Saya pergi dengan perasaan tenang, merasa telah memberikan yang terbaik di setiap sesi latihan dan setiap pertandingan. Ada kesalahan, ada kesuksesan, tetapi selalu dengan rasa hormat terhadap profesi yang telah memberi saya begitu banyak," ungkap mantan striker kelahiran 1987 itu.
Baca Juga: Sikap Marc-Andre Ter Stegen Hengkang Menimbulkan Masalah bagi Barcelona
Cavani memulai kariernya di Danubio sebelum membuat kesan yang kuat di Palermo. Namun, masa baktinya di Napoli-lah yang benar-benar melambungkan namanya menjadi bintang di sepak bola Eropa.
Statistik menunjukkan bahwa dalam 138 pertandingan untuk tim Italia Selatan itu, Cavani mencetak 104 gol, memenangkan gelar pencetak gol terbanyak Serie A pada musim 2012–2013 dan menandai titik balik penting dalam kariernya.
Penampilan luar biasa itu membawa Cavani pindah ke PSG dengan biaya transfer yang saat itu memecahkan rekor.
Baca Juga: Kapan Tim Sepak Bola Mengalami Krisis? Penelitian Ini Menjawabnya
Di Prancis, ia menjadi ikon Parc des Princes, memenangkan enam kejuaraan nasional, dua kali menjadi pencetak gol terbanyak di Ligue 1, dan pernah memegang rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub sebelum dilampaui oleh Kylian Mbappe.
Artikel Terkait
Nike Munculkan Kembali Jersey Kandang Ikonik Nigeria Tahun 1996
Asik Nonton Langsung Piala Dunia 2026 Gratis di TVRI
Menang Telak, Pemain Persebaya Dituntut Tetap Rendah Hati
Hampir Mati, Anthony Joshua Lolos dari Maut dalam Kecelakaan Mobil
Pasang Wajah Serius, De Rossi Minta Maaf kepada Penggemar Roma
Siapa Miliarder Sepak Bola Tahun 2025: Ronaldo atau Messi?